Pangdam V/Brawijaya Siap Rekrut Santri Menjadi Prajurit TNI AD

Red: Muhammad Fakhruddin

Pangdam V/Brawijaya Siap Rekrut Santri Menjadi Prajurit TNI AD (ilustrasi).
Pangdam V/Brawijaya Siap Rekrut Santri Menjadi Prajurit TNI AD (ilustrasi). | Foto: Antara/Arief Priyono

REPUBLIKA.CO.ID,SURABAYA -- Panglima Komando Daerah Militer (Pangdam) V/Brawijaya, Mayor Jenderal TNI Nurchahyanto menyatakan kesiapannya merekrut santri menjadi prajurit TNI Angkatan Darat (AD).

"Kebijakan pimpinan kami, khususnya di TNI AD sudah akan dimulai rekrutmen santri untuk menjadi prajurit," katanyausai melakukan pertemuan silaturahim dengan kiai-kiai di Kantor PWNU Jatim di Surabaya, Selasa (11/1/2022).

Menurut dia, peluang tersebut sudah dibuka dan akan dicoba untuk dilakukan sosialisasi kepada para santri serta NU terkait pelaksanaan rekrutmen. "Ini peluang luar biasa. Bila prajurit direkrut dari santri, khususnya dari NU, niscaya dijamin komitmennya pada NKRI dan nasionalismenya," katanya.

"Kami akan menindaklanjuti dengan menyampaikannya ke komandan di Kodim hingga di jajaran bawah," tambahnya.

Baca Juga

Sementara itu, kunjungan silaturahim ke kiai-kiai diterima Ketua PWNU Jatim KH Marzuki Mustamar beserta Wakil Rais Syuriah PWNU Jatim KH Anwar Iskandar.

Pertemuan tersebut, kata Pangdam, sekaligus meminta restu ke kiai-kiai dalam memimpin Kodam dan jajaran setelah dilantik pada 10 Desember 2021.

"Saya ini asli Jatim, dibesarkan di Malang. Selama 30 tahun dinas di TNI AD baru kali ini tugas di Jatim. Kami ingin 'kulo nuwun' (izin) kepada para kiai di PWNU," kata mantan Asisten Teritorial (Aster) KSAD tersebut.

Sementara itu, Ketua PWNU KH Marzuqi Mustamar menjelaskan pihaknya selalu berusaha untuk menjalin kerja sama dengan berbagai pihak dalam menjaga keutuhan NKRI.

"Apalagi dengan Kodam V/Brawijaya, karena para kiai pesantren dan NU mempunyai sejarah cukup panjang dalam perjuangan negara," kata Pengasuh Pondok Pesantren Sabilurrosyad Gasek Malang tersebut.

Di tempat sama, Wakil Rais Syuriah PWNU Jatim KH Anwar Iskandar menyampaikan kehadiran Pangdam V/Brawijaya seraya diiringi doa agar tugas-tugas berjalan sukses. NU, lanjut dia, tegas menentang dengan segala daya dan upaya tentang adanya rongrongan dari berbagai kekuatan yang ingin mengubah dasar negara.

Gus War, sapaan akrabnya, juga mengingatkan bahwa ada kelompok-kelompok yang menggerogoti keutuhan negara di tengah masyarakat sehingga sinergi antara Babinsa dan NU ranting atau pondok pesantren menjadi sangat penting.

"Kami bukan pintu 24 jam bagi para tentara yang hadir ke kiai-kiai untuk menyamakan visi dan demi keutuhan NRKI," demikian Kiai Anwar Iskandar.

sumber : ANTARA
BACA JUGA: Ikuti News Analysis News Analysis Isu-Isu Terkini Perspektif Republika.co.id, Klik di Sini
 

Terkait


Santri Ar-Rohmah Putri Juara 1 MHQ Tingkat Jawa Timur

Tafsir Santri Terhadap Semesta Intelijen

Polri Rekrut 83 Santri Jadi Anggota Polisi pada 2021

Santri SMP Ar-Rohmah Tahfidz Juara 3 Kompetisi Matematika se-Jawa Timur

Wisuda 1.500 Santri di Jabar, Ridwan Kamil Minta Dakwah Pakai Teknologi Digital

Republika Digital Ecosystem

Kontak Info

Republika Perwakilan DIY, Jawa Tengah & Jawa Timur. Jalan Perahu nomor 4 Kotabaru, Yogyakarta

Phone: +6274566028 (redaksi), +6274544972 (iklan & sirkulasi) , +6274541582 (fax),+628133426333 (layanan pelanggan)

yogya@republika.co.id

Ikuti

× Image
Light Dark