IAIN Salatiga Menjadi UIN, Rektor: Siap Jadi Pusat Unggulan dan Kepeloporan

Rep: Bowo Pribadi/ Red: Muhammad Fakhruddin

Kampus IAIN Salatiga, di Jalan Lingkar Selatan (JLS) Salatga, Kecamatan Sidorejo, Kota Salatiga. IAIN Salatiga kini telah bertransformasi menjadi UIN Salatiga, berdasarkan Peraturan Presiden (Perpres) Republik Indonesia Nomor 88 Tahun 2022 tertanggal 8 Juni 2022.
Kampus IAIN Salatiga, di Jalan Lingkar Selatan (JLS) Salatga, Kecamatan Sidorejo, Kota Salatiga. IAIN Salatiga kini telah bertransformasi menjadi UIN Salatiga, berdasarkan Peraturan Presiden (Perpres) Republik Indonesia Nomor 88 Tahun 2022 tertanggal 8 Juni 2022. | Foto: Dok. Humas UIN Salatiga

REPUBLIKA.CO.ID,SALATIGA -- Institut Agama Islam Negeri (IAIN) Salatiga kini resmi berubah bentuk menjadi Universitas Islam Negeri (UIN) Salatiga. Hal ini dipastikan dengan terbitnya Peraturan Presiden (Perpres) Republik Indonesia Nomor 88 Tahun 2022 tertanggal 8 Juni 2022.

Transformasi ini harus menjadi motivasi bagi segenap sivitas akademika UIN Salatiga meraih cita- cita yang lebih besar, sekaligus untuk memperkuat perannya sebagai Perguruan Tinggi Keagamaan Islam Negeri.

Rektor UIN Salatiga, Prof Dr Zakiyuddin Baidhawy MAg mengungkapkan, keluarnya Perpres No 88 Tahun 2022, merupakan jalan jalan UIN Salatiga untuk meraih cita-cita yang lebih besar dan telah menanti.

“Alih bentuk IAIN menjadi UIN Salatiga adalah cita-cita besar segenap sivitas akademika. Kini cita-cita tersebut telah tercapai, maka kita harus bersiap dan berkomitmen untuk mewujudkan,” ungkapnya, di Salatiga, Ahad (12/6).

Menurut Baidhawy, transformasi IAIN Salatiga menjadi UIN Salatiga merupakan awal dari perjalanan menuju universitas Islam yang bisa menjadi pusat unggulan dan kepeloporan sains, teknologi serta seni.

Resminya transformasi IAIN menjadi UIN Salatiga merupakan berkah Allah SWT dan hasil dari tekad serta perjuangan tak kenal lelah dari semua lapisan sivitas akademika selama tiga tahun terakhir.

Sehingga, transformasi UIN tersebut mampu terwujud pada tahun 2022 ini. “Kami akan meneruskan komitmen untuk mewujudkan visi ‘Green Wasathiyah Campus’ di UIN Salatiga ini,” tegasnya.

Baidhawy juga menjelaskan, visi ‘Green Wasathiyyah Campus’ adalah pekerjaan besar untuk membangun peradaban yang ramah bagi lingkungan alam dan kemanusiaan yang bermartabat serta berkesinambungan.

Untuk itu --secara khusus— Rektor UIN Salatiga juga berterima kasih kepada seluruh pimpinan, tim alih bentuk UIN Salatiga serta seluruh elemen sivitas akademika. “Terimakasih telah membangun dan menjaga sinergi, kolaborasi, kerja keras dan cerdas tersebut,” tambahnya.

Sementara itu, Ketua Sekolah Tinggi Agama Islam Negeri (STAIN) Salatiga Periode 2010- 2014, Drs. Imam Sutomo Mag menambahkan, transformasi menjadi UIN Salatiga akan menambah amanat instansi untuk berperan lebih besar.

Salah satunya dalam menjaga solidaritas dan toleransi di Kota Salatiga, yang saat memiliki dua perguruan tinggi berbasis agama. Kedua perguruan tinggi ini bakal menghadapi tantangan berat untuk menjaga predikat Kota Salatiga sebagai kota toleran di Indonesia,” katanya.

“Maka, Visi UIN Salatiga menjadi ‘Green Wasathiyah Campus’ dengan mengangkat nilai wasathiyah Islam akan mempermudah untuk menggambarkan idealita masyarakat harmonis yang selalu berada di titik tengah di antara berbagai kutub ekstrim,” tegasnya.

Prof Zakyuddin Baidhawy menambahkan, UIN Salatiga --saat ini-- memiliki 24 program studi jenjang sarjana/S1 yang tersebar di lima fakultas, satu program khusus kelas internasional, lima program studi pascasarjana jenjang magister/S2, dan satu program studi pascasarjana jenjang doktoral/S3.

Pada 2022, sebanyak 4.846 orang calon mahasiswa baru di jalur SPAN PTKIN memilih UIN Salatiga sebagai tempat untuk melanjutkan pendidikan.

“Sedangkan ujian PMB jalur UM-PTKIN UIN Salatiga akan dilaksanakan pada 14 -15 Juni 2022. “Calon mahasiswa baru masih dapat mendaftar di UIN Salatiga melalui PMB Jalur Mandiri hingga 10 Juli mendatang,” jelasnya.

BACA JUGA: Update Berita-Berita Politik Perspektif Republika.co.id, Klik di Sini
 

Terkait


Lima IAIN Transformasi Jadi UIN, Ini Harapan Kemenag

Menag: Alumni UIN Bawa Misi Walisongo

PMB Mandiri UIN Jakarta Dibuka, Simak Persyaratan Lengkapnya

HNW: PTKIN Perlu Perkuat Bahasa Asing dan Kajian Kitab Klasik

Faktor Kelelahan Diduga Penyebab Meninggalnya Asif I

Republika Digital Ecosystem

Kontak Info

Republika Perwakilan DIY, Jawa Tengah & Jawa Timur. Jalan Perahu nomor 4 Kotabaru, Yogyakarta

Phone: +6274566028 (redaksi), +6274544972 (iklan & sirkulasi) , +6274541582 (fax),+628133426333 (layanan pelanggan)

yogya@republika.co.id

Ikuti

× Image
Light Dark