Ahad 25 Apr 2021 16:32 WIB

Luhut Ajak Wisudawan UNS Gabung ke Kemenko Maritim

Luhut berpesan agar lulusan UNS berani membagikan ilmu pengetahuan.

Rep: Binti Sholikah/ Red: Muhammad Fakhruddin
Luhut Ajak Wisudawan UNS Gabung ke Kemenko Maritim (ilustrasi).
Foto: ANTARA/Maulana Surya
Luhut Ajak Wisudawan UNS Gabung ke Kemenko Maritim (ilustrasi).

REPUBLIKA.CO.ID,SOLO -- Menteri Koordinator Bidang Kemaritiman dan Investasi RI, Jenderal TNI (Purn) Luhut Binsar Pandjaitan, mengajak wisudawan Universitas Sebelas Maret (UNS) Solo untuk bergabung bersama di Kemenko Kemaritiman dan Investasi. Hal itu disampaikan saat menjadi pembicara dalam upacara wisuda Program Diploma, Sarjana, dan Pascasarjana UNS secara daring, Sabtu (24/4).

Luhut berpesan agar lulusan UNS berani membagikan ilmu pengetahuan yang telah didapat selama kuliah untuk membangun dan memajukan bangsa Indonesia.

Hal itu penting lantaran saat ini digitalisasi telah merambah seluruh aspek kehidupan manusia dan menjadi primadona dalam investasi yang didukung oleh big data dan kemajuan teknologi yang mutakhir.

Secara khusus juga mengajak lulusan UNS untuk bergabung bersama di Kemenko Kemaritiman dan Investasi. "Saya ingin mengundang anak-anak pilihan dari UNS untuk juga berada di lingkungan Kemenko Kemaritiman dan Investasi untuk share knowledge supaya melihat bagaimana Indonesia ini sekarang maju dengan pesatnya," jelasnya seperti tertulis dalam siaran pers, Sabtu.

Dorongan tersebut sejalan dengan semangat pemerintah yang sedang menggalakkan pembangunan di bidang sumber energi baru terbarukan, seperti geothermal, tenaga surya, angin, gelombang laut, solar panel, dan hydro power.

"Bersama Kementerian Koordinator Bidang Maritim dan Investasi, saya berharap lulusan UNS mampu memberikan kontribusi nyata, memanfaatkan teknologi, menciptakan lapangan kerja, dan melahirkan banyak inovasi sehingga mampu menjawab kebutuhan masyarakat," imbuhnya.

Luhut juga berpesan terkait pentingnya lulusan UNS untuk bekerja dengan hati dan memiliki karakter yang baik. Kedua hal itu perlu didukung dengan kesadaran untuk memberikan manfaat bagi orang lain.

Mantan Kepala Staf Kepresidenan periode 2014-2015 itu menyebut, di zaman sekarang banyak generasi muda Indonesia memiliki kemampuan yang mumpuni untuk membangun negeri, tetapi tidak memiliki karakter yang baik.

Dalam Wisuda Daring Periode II untuk Program Diploma, Sarjana, dan Pascasarjana tersebut, UNS meluluskan 1.272 wisudawan. "Di antara para lulusan tersebut terdapat 606 wisudawan lulus dengan predikat cumlaude atau dengan pujian," kata Wakil Rektor Bidang Akademik dan Kemahasiswaan UNS, Ahmad Yunus, dalam laporannya.

Sementara itu, Rektor UNS, Jamal Wiwoho, menyatakan, kelulusan para wisudawan harus dimaknai sebagai rasa bangga atas pencapaian yang berhasil diraih. Meski prosesi wisuda periode ini masih dilangsungkan secara daring, Jamal berharap para wisudawan memaknainya sebagai sebuah semangat untuk menapaki jenjang kehidupan selanjutnya.

"Kehidupan di masyarakat bagi lulusan UNS merupakan kampus yang sesungguhnya. Sebab, lulusan UNS akan dituntut untuk terus belajar dengan berbagai macam bentuk ujian yang lebih kompleks dan tidak terduga," ucap Rektor.

Advertisement
Berita Lainnya
Advertisement
Terpopuler
1
Advertisement
Advertisement