Pendatang Masuk Kota Yogyakarta Diminta Aktif Melapor

Rep: Silvy Dian Setiawan/ Red: Fernan Rahadi

Wakil Wali Kota Yogyakarta Heroe Poerwadi (kanan) melihat produk UMKM saat pameran produk lokal di Mall Malioboro, Yogyakarta, Rabu (25/11/2020). Pemerintah Kota Yogyakarta menggelar pameran produk UMKM lokal di pusat perbelanjaan kawasan Malioboro untuk mendorong kreativitas dan inovasi UMKM sebagai upaya meningkatkan daya jual produk di masa pandemi COVID-19.
Wakil Wali Kota Yogyakarta Heroe Poerwadi (kanan) melihat produk UMKM saat pameran produk lokal di Mall Malioboro, Yogyakarta, Rabu (25/11/2020). Pemerintah Kota Yogyakarta menggelar pameran produk UMKM lokal di pusat perbelanjaan kawasan Malioboro untuk mendorong kreativitas dan inovasi UMKM sebagai upaya meningkatkan daya jual produk di masa pandemi COVID-19. | Foto: Hendra Nurdiyansyah/Antara

REPUBLIKA.CO.ID, YOGYAKARTA -- Pemerintah Kota Yogyakarta memperketat pemantauan pendatang atau pemudik. Pendataan pun dilakukan bagi tiap pendatang yang masuk ke Kota Yogyakarta.

Wakil Wali Kota Yogyakarta, Heroe Poerwadi juga meminta pendatang untuk aktif melapor. Pelaporan dapat dilakukan melalui website corona.jogjakota.go.id atau melalui RT dan RW setempat.

"Setiap warga yang datang ke Kota Yogyakarta aktif dalam melaporkan. Dengan demikian, setiap RT dan RW memiliki data lengkap mengenai pemudik yang datang," kata Heroe di Kompleks Balai Kota Yogyakarta, Jumat (30/4).

Walaupun ada kebijakan larangan mudik, ia menegaskan agar tiap kecamatan di Kota Yogyakarta ikut memperketat pemantauan pendatang saat masa mudik dan lebaran. Hal ini dilakukan dalam rangka mengantisipasi potensi penyebaran Covid-19 yang dimungkinkan dibawa oleh pendatang yang tetap datang ke Kota Yogyakarta.

"Seluruh kemantren (kecamatan) yang ada di Kota Yogyakarta juga agar rutin mengingatkan warganya untuk mendata pemudik yang datang dan pergi," ujar Heroe.

Pihaknya juga melakukan penyekatan mulai dari utara dan barat Kota Yogyakarta. Selain itu, pemeriksaan secara acak terhadap pendatang di destinasi wisata dan tempat parkir juga akan dilakukan.

"Diharapkan dengan pengetatan yang dilakukan oleh pemerintah ini dapat membantu menurunkan angka penyebaran covid-19 di Kota Yogyakarta. Masyarakat kami harap ikut membantu pemerintah dengan terus menerapkan protokol kesehatan," jelasnya.

BACA JUGA: Ikuti News Analysis News Analysis Isu-Isu Terkini Perspektif Republika.co.id, Klik di Sini

Terkait


Pendatang Masuk Kota Yogyakarta Diminta Aktif Melapor

DPRD Prediksi Banyak Orang Luar Masuk DIY

Program Kotaku Bergulir Lagi, Anggaran Capai Rp 10,2 Miliar

Sekda DIY: Larangan Mudik Berlaku untuk Siapa Saja

Pembayaran Retribusi Sampah di Yogyakarta Dilakukan Nontunai

Republika Digital Ecosystem

Kontak Info

Republika Perwakilan DIY, Jawa Tengah & Jawa Timur. Jalan Perahu nomor 4 Kotabaru, Yogyakarta

Phone: +6274566028 (redaksi), +6274544972 (iklan & sirkulasi) , +6274541582 (fax),+628133426333 (layanan pelanggan)

yogya@republika.co.id

Ikuti

× Image
Light Dark