Kamis 27 May 2021 23:27 WIB

Magetan Bina Pelaku UMKM Guna Dongkrak Pemulihan Ekonomi

Pembinaan di antaranya dilakukan dengan menggelar seminar dan pelatihan.

Magetan Bina Pelaku UMKM Guna Dongkrak Pemulihan Ekonomi (ilustrasi).
Foto: Antara/Aji Styawan
Magetan Bina Pelaku UMKM Guna Dongkrak Pemulihan Ekonomi (ilustrasi).

REPUBLIKA.CO.ID,MAGETAN -- Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Magetan, Jawa Timur intensif melakukan pembinaan sejumlah pelaku usaha mikro, kecil, dan menengah (UMKM) di wilayah setempat sebagai upaya untuk mendongkrak pemulihan ekonomi di masa pandemi COVID-19.

Kepala Dinas Koperasi dan Usaha Mikro (Dinkopum) Kabupaten Magetan Parminto Budi Utomo mengatakan pembinaan di antaranya dilakukan dengan menggelar seminar dan pelatihan bagi pelaku usaha mikro dengan menggandeng berbagai lembaga baik negeri maupun swasta. "Kami berupaya terus memberikan fasilitas dan pembinaan di forum Dinkopum agar UMKM terus berkembang," ujar Parminto Budi Utomo dalam kegiatan seminar wirausaha di Pendapa Surya Graha Magetan, Kamis (27/5).

Menurut dia, pelaku usaha mikro, kecil, dan menengah di Kabupaten Magetan hingga kini mencapai sebanyak 125.256 orang. "Dan hingga saat ini, pelaku usaha yang kami bina, fasilitasi, dan ikut di forum Dinkopum Magetan mencapai 16.737 pelaku usaha," kata dia.

Pihaknya ingin, dengan bantuan dan pembinaan dinas yang ada, para pelaku usaha mikro di Magetan dapat tumbuh dan berkembang, utamanya di masa pandemi.

Sementara, seminar wirausaha yang bertema "Mindset Kesuksesan Untuk Wirausaha" tersebut digelar pemkab dengan menggandeng Ciputra Entrepreneurs Club.Pemkab Magetan berharap melalui kerjasama yang terjalin tersebut dapat memunculkan ketersediaan lapangan pekerjaan dan inovasi-inovasi berwirausaha.

Head Of Ciputra Life Academy Benedikta Puspita mengatakan suatu negara dapat dikatakan maju dan sukses, jika jumlah pelaku usahanya mencapai 10 persen dari populasi penduduk. "Sedangkan sesuai data, jumlah pelaku usaha di Indonesia, baru mencapai 3,7 persen dari populasi penduduknya," kata Benedikta.

Karenanya pihaknya ingin UMKM di setiap kota/kabupaten di Indonesia dapat didorong untuk tumbuh dan berkembang utamanya di masa pandemi saat ini. Pihaknya melihat pelaku UMKM di Magetan, kini mulai tumbuh dan banyak. "Hal itu menarik minat kami untuk turut berkontribusi melakukan pelatihan kewirausahaan. Hal ini berguna untuk peningkatan keahlian kewirausahaan hingga pengembangan relasi dan promosi," tambahnya.

Acara seminar kewirausahaan tersebut diikuti sebanyak 94 pelaku usaha mikro yang terbagi dalam dua sesi dengan menerapkan protokol kesehatan ketat.

sumber : ANTARA
Advertisement
Berita Lainnya
Advertisement
Terpopuler
1
Advertisement
Advertisement