Khofifah: Insya Allah Saya Tetap Bertugas Secara Virtual

Red: Andri Saubani

Kepala Badan Nasional Pencarian dan Pertolongan (BASARNAS) Marsekal Madya TNI Henri Alfiandi (kedua kiri) bersama Gubernur Jawa Timur Khofifah Indar Parawansa (kanan) meninjau Kapal Negara (KN) SAR 249 Permadi peresmian pengoperasiannya di Dermaga Jamrud Utara, Pelabuhan Tanjung Perak, Surabaya, Jawa Timur, Kamis (24/6/2021). Hari ini, Khofifah mengumumkan bahwa dirinya positif Covid-19. (ilustrasi)
Kepala Badan Nasional Pencarian dan Pertolongan (BASARNAS) Marsekal Madya TNI Henri Alfiandi (kedua kiri) bersama Gubernur Jawa Timur Khofifah Indar Parawansa (kanan) meninjau Kapal Negara (KN) SAR 249 Permadi peresmian pengoperasiannya di Dermaga Jamrud Utara, Pelabuhan Tanjung Perak, Surabaya, Jawa Timur, Kamis (24/6/2021). Hari ini, Khofifah mengumumkan bahwa dirinya positif Covid-19. (ilustrasi) | Foto: ANTARA/Didik Suhartono

REPUBLIKA.CO.ID, SURABAYA -- Gubernur Jawa Timur (Jatim) Khofifah Indar Parawansa mengaku dirinya tidak mengalami gejala dan memutuskan menjalani isolasi mandiri (isoman) di salah satu kediaman dinasnya di Surabaya. Khofifah terkonfirmasi positif setelah melakukan tes usap PCR pada Kamis (24/6) malam, dan hasilnya diketahui pada Jumat pagi.

"Insya Allah saya tetap bisa melaksanakan tugas secara virtual dan work from home," ujar Khofifah dalam siaran pers, Jumat (25/6) siang.

Hasil tes PCR diumumkan oleh Khofifah melalui akun Instagram pribadi miliknya @khofifah.ip. Kendati demikian, ia memastikan saat ini kondisi kesehatannya baik, dan tidak menunjukkan gejala apapun.Bahkan, tingkat antibodinya dinyatakan cukup tinggi oleh tim laboratorium RSUD dr Soetomo.

"Saya tertular Covid-19 meski dokter menyatakan tingkat antibodi mencapai 275 U/ml, yang artinya sudah cukup tinggi untuk mencegah gejala Covid-19 berat," ucap dia.

Baca Juga

"Meski tanpa menujukan gejala apa pun, saya akan tetap mengikuti prosedur kesehatan berlaku untuk melakukan isolasi mandiri sampai dinyatakan negatif Covid-19," kata Khofifah menambahkan.

Mantan Menteri Sosial itu juga berpesan, khususnya kepada warga Jatim, selalu waspada dan disiplin menerapkan protokol kesehatan mengingat pandemik belum berakhir.

"Virus ini dapat menyerang siapa dan kapan saja. Jangan lengah dan jangan anggap sepele. Mohon doa agar saya bisa kembali sehat dan beraktivitas seperti sedia kala. Maturnuwun," tuturnya.

Hasil tes usap positif tersebut berarti kali kedua bagi Gubernur Khofifah setelah yang pertama pada awal Januari 2021. Sementara itu, Kepala BPSDM Jawa Timur Aries Agung Paewai mengatakan kembali terkonfirmasi-nya Gubernur Khofifah positif Covid-19 akibat padatnya jadwal Gubernur selama tiga pekan terakhir.

"Jadwal beliau sangat padat. Hampir setiap hari bolak-balik Madura, memantau pendirian rumah sakit darurat di BPWS, bertemu sejumlah tokoh masyarakat, menemani kunjungan Menteri, Panglima TNI dan Kapolri, intensif memantau pelaksanaan vaksinasi massal dan lain sebagainya. Mohon doakan agar beliau segera sehat dan kembali beraktivitas," ujarnya.

sumber : Antara
BACA JUGA: Update Berita-Berita Politik Perspektif Republika.co.id, Klik di Sini

Terkait


Menkes Akui Sulit Ketahui Kapan Pandemi Covid Berakhir

Warga Meninggal Saat Isoman di Rumah, Bima Arya Evaluasi

Bangga Buatan Lokal, Khamenei Disuntik Vaksin Produksi Iran

Sektor Kesehatan Oman Kewalahan Akibat Covid-19

Israel Kembali Wajibkan Masker

Republika Digital Ecosystem

Kontak Info

Republika Perwakilan DIY, Jawa Tengah & Jawa Timur. Jalan Perahu nomor 4 Kotabaru, Yogyakarta

Phone: +6274566028 (redaksi), +6274544972 (iklan & sirkulasi) , +6274541582 (fax),+628133426333 (layanan pelanggan)

yogya@republika.co.id

Ikuti

× Image
Light Dark