Polda Jateng Kawal Tren Penurunan Covid-19

Rep: Bowo Pribadi/ Red: Muhammad Fakhruddin

Polda Jateng Tetap Siapkan Penyekatan di Perbatasan (ilustrasi).
Polda Jateng Tetap Siapkan Penyekatan di Perbatasan (ilustrasi). | Foto: ANTARA/Makna Zaezar

REPUBLIKA.CO.ID,SEMARANG — Tren penurunan kasis Covid-19 di Jawa Tengah tidak akan menjadikan jajaran Polda Jawa Tengah terlena. Langkah- langkah untuk mengantisipasi kemungkinan terjadinya kembali lonjakan kasus Covid-19 bakal terus dilakukan aparat kepolisian tersebut.

“Jangan sampai, trend penurunan kasus Covid-19 yang terjadi saat ini membuat masyarakat lengah sehingga memicu ledakan kasus lagi di kemudian hari,” ungkap Dirlantas Polda Jawa Tengah, Kombes Pol M Rudy Syarifudin, di Semarang, Jawa Tengah, Kamis (26/8).

Didampingi Kabid Humas Polda Jawa tengah, Kombes Pol M Iqbal Alqudusy, Rudy menyampaikan, sejumlah langkah kini telah disiapkan Polda Jawa Tengah guna mengawal tren penurunan kasus Covid-19 saat ini.

Antara lain, polisi masih akan melakukan penyekatan di tempat- tempat tertentu, seperti di wilayah antar kota antar provinsi, pemeriksaan di rest area serta pengetatan protokol kesehatan (prokes) di tempat- tempat tujuan pariwisata.

“Kita tidak ingin status level PPKM di Jawa Tengah kembali meningkat, karena saat ini penyebaran covid 19 sudah menurun. Maka upaya- upaya antisipasi tidak akan dikendurkan,” tegasnya.

Untuk itu, upaya penyekatan bakal tetap dilakukan di setiap perbatasan antar kabupaten/ kota yang ada di Jawa Tengah, demikian halnya dengan perbatasan Jawa Tengah dengan daerah (provinsi) lain.

Menurut Rudy, langkah- langkah penyekatan yang dilakukan Polda Jawa Tengah tersebut  diprioritaskan pada hari Jumat, Sabtu dan Ahad, yang dimungkinkan mobilitas masyarakat luar daerah untuk mengunjungi tempat wisata di Jawa Tengah ckup tinggi.

“Kalau untuk hari Senin sampai dengan hari Rabu, kemungkinan mobilitas masyarakat di lingkup regional yang mendominasi, khususnya warga lokal yang melakukan aktivitas serta rutinitas mereka sehari- hari,” tambahnya.

Rudy juga menyampaikan, Polda Jawa Tengah telah melakukan pemetaan dan upaya penyekatan akan dilakukan di 70 titik se- Jawa Tengah ditambah dengan penyekatan di 12 rest area yang ada di jalan tol di wilayah hokum Polda Jawa Tengah.

Dalam kegiatan penyekatan tersebut Polda Jawa Tengah tidak akan melakukan tindakan penegakan hukum namun hanya sebatas melakukan edukasi kepada masyarakat agar tidak mengabaikan pentingnya prokes serta SOP pencegahan lainnya.

Misalnya melakukan pengecekan apakah warga yang melintas sudah divaksin atau belum. Bahkan jika memang diperlukan juga akan siapkan layanan vaksinasi di titik penyekatan tersebut.

Untuk efektivitas pelaksanaan kegiatan, Polda Jawa Tengah bakal memberdayakan masing-masing polres. “Termasuk juga dukungan dari polsek dan bhabinkamtibmas pemangku lingkungan setempat,” tandasnya.

BACA JUGA: Update Berita-Berita Politik Perspektif Republika.co.id, Klik di Sini
 

Terkait


Sri Mulyani: Dampak PPKM Mereda Memasuki Pertengahan Agustus

Konsumsi BBM Nonsubsidi di Jabar Meningkat Selama PPKM

Tasikmalaya Masih Berlakukan Ganjil-Genap

Sri Mulyani: RI Lewati Puncak Gelombang Kedua Covid-19

PHRI: Tingkat Hunian Hotel Merangkak Naik 40 Persen

Republika Digital Ecosystem

Kontak Info

Republika Perwakilan DIY, Jawa Tengah & Jawa Timur. Jalan Perahu nomor 4 Kotabaru, Yogyakarta

Phone: +6274566028 (redaksi), +6274544972 (iklan & sirkulasi) , +6274541582 (fax),+628133426333 (layanan pelanggan)

yogya@republika.co.id

Ikuti

× Image
Light Dark