Khofifah Ingin Vaksinasi Pelajar Tuntas Sebelum PTM Digelar

Rep: Dadang Kurnia/ Red: Mas Alamil Huda

Petugas kesehatan menyuntikan vaksin Covid-19 kepada pelajar di Sekolah Pembangunan Jaya (SPJ) 2 Gedangan, Sidoarjo, Jawa Timur, Selasa (24/8). Vaksinasi COVID-19 bagi anak berumur 12 tahun sampai 17 tahun dengan menargetkan 600 pelajar tersebut untuk mencegah laju penyebaran virus COVID-19 dan sebagai persiapan Pembelajaran Tatap Muka (PTM) di Sidoarjo.
Petugas kesehatan menyuntikan vaksin Covid-19 kepada pelajar di Sekolah Pembangunan Jaya (SPJ) 2 Gedangan, Sidoarjo, Jawa Timur, Selasa (24/8). Vaksinasi COVID-19 bagi anak berumur 12 tahun sampai 17 tahun dengan menargetkan 600 pelajar tersebut untuk mencegah laju penyebaran virus COVID-19 dan sebagai persiapan Pembelajaran Tatap Muka (PTM) di Sidoarjo. | Foto: ANTARA/Umarul Faruq

REPUBLIKA.CO.ID, SURABAYA -- Gubernur Jawa Timur Khofifah Indar Parawansa menekankan pentingnya vaksinasi Covid-19 bagi peserta didik dan tenaga pengajar jelang pelaksanaan Pembelajaran Tatap Muka (PTM) terbatas. Vaksinasi, kata dia, bertujuan untuk memberikan rasa aman dan nyaman bagi guru, siswa, maupun orang tua siswa.

Khofifah meminta setiap bupati dan wali kota memprioritaskan pemberian vaksin kepada para siswa khususnya SMA, SMK, atau Madrasah Aliyah. Khofifah mengatakan, vaksinasi untuk tenaga pendidik dosis pertama sudah mencapai 88,48 persen, dan 77,74 persen untuk dosis kedua.

"Untuk siswa SMA, SMK, dan SLB, sesuai kewenangan provinsi, yakni baru mencapai 7,79 persen untuk dosis pertama dan 1,31 persen untuk dosis kedua," ujarnya, Jumat (27/8).

Khofifah melanjutkan, untuk mencapai 100 persen vaksinasi untuk guru dan siswa SMA, SMK, MA, dan SLB, Jatim masih membutuhkan sekitar 1,1 juta dosis vaksin. Khofifah pun meminta Kementerian Kesehatan (Kemenkes) segera memenuhi kebutuhan tersebut.

Khofifah menyebutkan, pada 4 Agustus 2021, pihaknya telah melakukan vaksin serentak untuk pelajar SMA dan SMK se-Jatim. Total, ada 38 ribu yang disuntik vaksin di 38 kabupaten/kota. Khofifah mengaku bakal melanjutkan vaksinasi serentak untuk sekitar 57 ribu siswa pada 28 dan 29 Agustus 2021.

Khofifah menyatakan, satuan pendidikan yang berada di daerah dengan level 3 dan 2 telah diperkenankan memulai PTM. Rencananya, pada Senin (30/8), Khofifah mengingatkan, baik guru, siswa, hingga dan elemen sekolah lainnya harus sudah mendapatkan izin dari Satgas Covid-19 kabupaten/kota setempat dan izin orang tua atau wali murid.

 

Terkait


Capaian Vaksinasi Remaja Pangandaran Tertinggi di Jawa Barat

Vaksinasi Pelajar di Tasikmalaya Belum Merata

PTM di Kabupaten Tangerang Tunggu Petunjuk Gubernur Banten

Vaksinasi Siswa Sekolah di Banten

Komisi D Ingin Semua Siswa Usia 12- 17 Tahun Harus Divaksin

Republika Digital Ecosystem

Kontak Info

Republika Perwakilan DIY, Jawa Tengah & Jawa Timur. Jalan Perahu nomor 4 Kotabaru, Yogyakarta

Phone: +6274566028 (redaksi), +6274544972 (iklan & sirkulasi) , +6274541582 (fax),+628133426333 (layanan pelanggan)

[email protected]

Ikuti

× Image
Light Dark