Selasa 31 Aug 2021 01:30 WIB

Pemkot Surabaya Pastikan Nenek Rumiyah Sudah Dapat Bansos

Nenek Rumiyah mengalami sakit parah dan hanya bisa berbaring di tempat tidurnya.

Petugas membawa bantuan beras untuk dibagikan kepada warga di Surabaya, Jawa Timur, Rabu (28/7/2021). Pembagian beras dari Kementerian Sosial kepada penerima bantuan tersebut untuk meringankan beban mereka yang terdampak oleh pandemi COVID-19.
Foto: ANTARA/Didik Suhartono
Petugas membawa bantuan beras untuk dibagikan kepada warga di Surabaya, Jawa Timur, Rabu (28/7/2021). Pembagian beras dari Kementerian Sosial kepada penerima bantuan tersebut untuk meringankan beban mereka yang terdampak oleh pandemi COVID-19.

REPUBLIKA.CO.ID, SURABAYA -- Pemerintah Kota Surabaya memastikan nenek Rumiyah(78) warga Kalimas Hilir, Kelurahan Nyamplungan, Kecamatan Pabean Cantiansudah mendapatkan bantuan sosial.

Camat Pabean Cantian, Dewanto Kusumo Legowo di Surabaya, Minggu mengatakan sebelum ramai di media, pihak kecamatan hingga jajaran Dinas Sosial Surabaya sudah mengetahui keberadaan nenek Rumiyah.

"Itu temuan kami, bahwa ada warga yang membutuhkan bantuan. Saya minta lurah-lurah untuk turun untuk berkoordinasi dengan RT/RW. Bahkan, nenek tersebut sudah didatangi jajaran pemkot dan sudah diberi bantuan," kata Camat Pabean Cantian Surabaya Dewanto Kusumo Legowo.

Diketahui Nenek Rumiyah mengalami sakit parah dan hanya bisa berbaring di tempat tidurnya. Kedua kaki nenek tersebut melipat dan badannya kurus hingga terlihat tulang-tulang tubuhnya yang terbungkus kulit yang keriput karena usia. Kondisi memprihatinkan itu sudah berlangsung lebih setahun yang lalu.

Keluarga nenek Rumiyah sudah berusaha mengobati dengan membawa ke pengobatan alternatif di Probolinggo. Namun karena pandemi Covid-19 dan sang putra terkena putus hubungan kerja (PHK), sehingga tidak lagi mampu membawa ibundanya ke pengobatan alternatif tersebut.

Menurut Dewanto, setelah adanya informasi bahwa ada seorang nenek yang membutuhkan bantuan, akhirnya tim dari Dinsos, kecamatan, kelurahan dan jajaran lainnya turun bersama-sama untuk melakukan penelusuran pada Jumat (27/8).

Hasilnya, nenek itu ternyata tinggal bersama anak dan menantunya dalam satu rumah, dan kamar nenek ini sudah ada sendiri. "Pada saat itu, Pak Kadinsos juga sudah menitipkan sembako dan vitamin untuk nenek Rumiyah," kata dia.

Ia juga memastikan bahwa anak dan menantunya yang sudah lansia juga sudah mendapatkan bantuan makanan untuk lansia dari Pemkot Surabaya. Nenek ini belum dapat dan langsung diproses untuk mendapatkan makanan juga.

"Mulai hari Sabtu(28/8) kemarin, Insya Allah nenek Rumiyah akan terus mendapatkan permakanan, karena itu yang diharapkan anaknya," katanya.

sumber : Antara
Advertisement
Berita Lainnya
Advertisement
Terpopuler
1
Advertisement
Advertisement