TSTJ Masuk 20 Destinasi Wisata Uji Coba PeduliLindungi

Rep: Binti Sholikah/ Red: Yusuf Assidiq

Karyawan mengikuti simulasi pembukaan Taman Satwa Taru Jurug (TSTJ) Solo Zoo di Solo, Jawa Tengah, Kamis (2/9/2021). Guna mencegah penyebaran COVID-19, manajemen TSTJ Solo Zoo menggelar simulasi dengan menerapkan protokol kesehatan sebagai persiapan pembukaan kembali objek wisata lingkungan terbuka tersebut dengan pedoman surat edaran Wali Kota Solo Gibran Rakabuming Raka tentang PPKM Level 3.
Karyawan mengikuti simulasi pembukaan Taman Satwa Taru Jurug (TSTJ) Solo Zoo di Solo, Jawa Tengah, Kamis (2/9/2021). Guna mencegah penyebaran COVID-19, manajemen TSTJ Solo Zoo menggelar simulasi dengan menerapkan protokol kesehatan sebagai persiapan pembukaan kembali objek wisata lingkungan terbuka tersebut dengan pedoman surat edaran Wali Kota Solo Gibran Rakabuming Raka tentang PPKM Level 3. | Foto: ANTARA/Maulana Surya

REPUBLIKA.CO.ID, SOLO -- Kebun binatang Taman Satwa Taru Jurug (TSTJ) Solo, Jawa Tengah, menjadi salah satu dari 20 destinasi wisata di Indonesia yang menjadi peserta simulasi/uji coba dari program barcode Peduli Lindungi. Meski penerapan pemberlakuan pembatasan kegiatan masyarakat (PPKM) di Kota Solo sudah turun menjadi level 3, namun TSTJ tidak bisa langsung menerima pengunjung.

Direktur TSTJ, Bimo Wahyu Widodo Dasir Santoso, mengatakan, berdasarkan Surat Edaran (SE) Wali Kota Nomor 067/2777 tentang PPKM Level 3, disebutkan TSTJ dan Taman Balekambang diperbolehkan melakukan simulasi pembukaan dengan kapasitas maksimal 25 persen.

"Pertama kali kami harus melakukan simulasi, dalam simulasi tidak boleh melibatkan anak-anak usia 12 tahun ke bawah. Simulasi itu belum berarti kami bisa menerima pengunjung," kata Bimo kepada wartawan, Selasa (7/9).

Dalam SE tersebut juga mewajibkan pengelola wisata menggunakan aplikasi Peduli Lindungi untuk melakukan skrining terhadap pengunjung dan pegawai. Saat ini, TSTJ sedang melakukan koordinasi dengan Kementerian Pariwisata, Kementerian Kesehatan, dan pelaku usaha pariwisata terkait simulasi program barcode Peduli Lindungi.

Pemerintah pusat membentuk 20 destinasi untuk uji coba dalam rangka sosialisasi dan hasilnya akan dilihat dari program barcode Peduli Lindungi. "Salah satunya TSTJ itu ditunjuk menjadi salah satu peserta untuk melakukan sosialisasi/simulasi terhadap barcode yang nanti akan diuji cobakan. Uji coba kapan nunggu rapat hari Rabu," imbuhnya.

TSTJ sebagai salah satu anggota Perhimpunan Usaha Taman Rekreasi Indonesia (PUTRI) menjadi salah satu dari 20 destinasi wisata uji coba barcode Peduli Lindungi lantaran sudah memiliki sertifikat CHSE (clean, health, safety, and environment). Syarat mendapatkan barcode Peduli Lindungi salah satunya sertifikasi CHSE.

"Destinasi dengan PPKM level 3 bisa buka setelah mendapat barcode Peduli Lindungi usia 12 tahun ke atas dan sudah terserfitikasi CHSE. Kami kan sudah tersertifikasi. Jadi TSTJ ini sebenarnga tinggal nunggu dapat barcode Peduli Lindungi, kemudian simulasi sekali lagi mengundang Dinas terkait. Setelah oke kami bisa menerima pengunjung sesuai SE," ujar Bimo.

BACA JUGA: Ikuti Serial Sejarah dan Peradaban Islam di Islam Digest , Klik di Sini
 

Terkait


PPKM Turun Level, Masyarakat Diimbau Tidak Berwisata

Sleman Ajukan 25 Destinasi Wisata Bisa Uji Coba Pembukaan

Destinasi Wisata Bromo Kembali Dibuka

Pemkab Persilakan Wisatawan Datang ke Pangandaran

Simulasi Pembukaan Kembali Taman Satwa Taru Jurug

Republika Digital Ecosystem

Kontak Info

Republika Perwakilan DIY, Jawa Tengah & Jawa Timur. Jalan Perahu nomor 4 Kotabaru, Yogyakarta

Phone: +6274566028 (redaksi), +6274544972 (iklan & sirkulasi) , +6274541582 (fax),+628133426333 (layanan pelanggan)

yogya@republika.co.id

Ikuti

× Image
Light Dark