Bupati: Uji Coba Pembukaan Wisata Harus Hati-Hati

Red: Ratna Puspita

Bupati Bantul, Daerah Istimewa Yogyakarta Abdul Halim Muslih menyatakan, uji coba pembukaan objek wisata pada masa pemberlakuan pembatasan kegiatan masyarakat (PPKM) Level 3 di kabupaten itu tetap harus hati-hati agar tidak terjadi penularan kasus Covid-19. (Foto: Vaksinasi di objek wisata Hutan Pinus Mangunan, Bantul Yogyakarta)
Bupati Bantul, Daerah Istimewa Yogyakarta Abdul Halim Muslih menyatakan, uji coba pembukaan objek wisata pada masa pemberlakuan pembatasan kegiatan masyarakat (PPKM) Level 3 di kabupaten itu tetap harus hati-hati agar tidak terjadi penularan kasus Covid-19. (Foto: Vaksinasi di objek wisata Hutan Pinus Mangunan, Bantul Yogyakarta) | Foto: Wihdan Hidayat / Republika

REPUBLIKA.CO.ID, BANTUL -- Bupati Bantul, Daerah Istimewa Yogyakarta, Abdul Halim Muslih menyatakan, uji coba pembukaan objek wisata pada masa pemberlakuan pembatasan kegiatan masyarakat (PPKM) Level 3 di kabupaten itu tetap harus hati-hati agar tidak terjadi penularan kasus Covid-19. Karena itu, hanya satu objek wisata yang diizinkan dibuka pada masa uji coba.

"Belum semua objek wisata kita buka, hanya satu objek, ini pun baru sifatnya hanya uji coba, karena memang kita harus hati-hati betul, bahwa pandemi Covid-19 itu kasusnya bisa naik turun," kata Halim di Bantul, Selasa (14/9).

Menurut dia, objek wisata di Bantul yang diujicobakan untuk menerima wisatawan menyusul turunnya level PPKM di Bantul dari 4 ke level 3 adalah kawasan wisata Hutan Pinus Mangunan. Pembukaan dengan tetap menerapkan protokol kesehatan ketat. 

"Makanya dalam uji coba pembukaan objek wisata ini aplikasi PeduliLindungi itu akan kita terapkan, jadi hanya masyarakat yang sudah divaksin yang boleh masuk di objek itu," katanya.

Baca Juga

Bupati mengatakan, rencana awal objek wisata di Bantul yang diujicoba untuk buka adalah Watu Lumbung Parangtritis, Kretek. Namun, karena pertimbangan sesuatu hal, Pemkab Bantul memutuskan melakukan uji coba pembukaan Hutan Pinus Mangunan dan sudah dimulai pekan ini.

"Hanya satu di Mangunan, dipindah dari Watu Lumbung ke Pinus Mangunan, itu (pemindahan) kan keputusan provinsi DIY dan pemerintah pusat, mereka mungkin punya pertimbangan pertimbangan tertentu," katanya.

Kepala Dinas Pariwisata DIY Singgih Raharjo mengatakan, dinas sudah mendapat surat edaran dari Deputi Industri dan Investasi Kemenko Maritim dan Investasi kemarin. Surat itu menyebutkan bahwa dari 20 tempat wisata yang diujicobakan se-Jawa, tiga objek wisata di antaranya ada di DIY.

Tiga objek wisata di DIY yang diujicobakan untuk buka dengan protokol kesehatan ketat tersebut adalah kawasan wisata Hutan Pinus Sari di Mangunan, Kabupaten Bantul, Kebun Binatang Gembira Loka Yogyakarta, dan Tebing Breksi di Kabupaten Sleman. "Saya berharap tiga tempat wisata yang diuji coba ini akan betul-betul punya komitmen untuk menegakkan aturan-aturan tempat wisata yang diujicobakan. Saya berharap nanti ada penambahan lokasi uji coba wisata di daerah DIY," katanya.

sumber : Antara
BACA JUGA: Update Berita-Berita Politik Perspektif Republika.co.id, Klik di Sini

Terkait


Mau PTM, Sri Sultan : Semua Harus Sudah Vaksinasi

Bupati Gunungkidul Maklumi Wisatawan Manfaatkan Joki

Pasien Positif Covid-19 Yogyakarta Bertambah 83 Orang

Yogyakarta Uji Coba Buka Terbatas 3 Destinasi Wisata

Uji Coba Pembelajaran Tatap Muka di Yogyakarta 2

Republika Digital Ecosystem

Kontak Info

Republika Perwakilan DIY, Jawa Tengah & Jawa Timur. Jalan Perahu nomor 4 Kotabaru, Yogyakarta

Phone: +6274566028 (redaksi), +6274544972 (iklan & sirkulasi) , +6274541582 (fax),+628133426333 (layanan pelanggan)

yogya@republika.co.id

Ikuti

× Image
Light Dark