Wali Kota Magelang Harap Warga Kreatif Gunakan BST

Red: Ratna Puspita

Wali Kota Magelang Muchamad Nur Aziz mengharapkan para penerima bantuan sosial tunai bersumber dari APBD setempat secara kreatif dan bijaksana memanfaatkan bantuan tersebut, terutama untuk pemulihan ekonomi dari dampak pandemi Covid-19. (Foto: Ilustrasi uang)
Wali Kota Magelang Muchamad Nur Aziz mengharapkan para penerima bantuan sosial tunai bersumber dari APBD setempat secara kreatif dan bijaksana memanfaatkan bantuan tersebut, terutama untuk pemulihan ekonomi dari dampak pandemi Covid-19. (Foto: Ilustrasi uang) | Foto: Republika/Wihdan Hidayat

REPUBLIKA.CO.ID, MAGELANG -- Wali Kota Magelang Muchamad Nur Aziz mengharapkan para penerima bantuan sosial tunai bersumber dari APBD setempat secara kreatif dan bijaksana memanfaatkan bantuan tersebut, terutama untuk pemulihan ekonomi dari dampak pandemi Covid-19. "Saya pesan jangan dihabiskan bantuan ini. BST (Bantuan Sosial Tunai) ini hanya stimulan, bisa berarti kalau didayagunakan agar tidak sia-sia. Saya harap KPM (Keluarga Penerima Manfaat) bisa kreatif menggunakan BST ini," katanya dalam keterangan tertulis yang diterima di Magelang, Jawa Tengah, Kamis (16/9).

Dia menjelaskan, sasaran program BST adalah KPM yang belum menerima bantuan dari mana pun. Sebanyak 67 KPM di daerah tersebut menerima program BST bersumber dari APBD Kota Magelang. 

Setiap KPM menerima dua juta rupiah bantuan stimulan tersebut. Penyerahan secara simbolis BST oleh Wali Kota Nur Aziz kepada perwakilan penerima di Pendopo Pengabdian, Kompleks Rumah Jabatan Wali Kota Magelang, Rabu (15/9).

Ia meminta Dinas Sosial Kota Magelang terus melakukan penyesuaian data penerima bantuan agar penyalurannya tepat sasaran. Dia mengatakan, warga setempat selama ini memiliki kesabaran yang baik dalam menghadapi kondisi kehidupan yang sulit, dampak dari pandemi Covid-19.

Baca Juga

Ia berharap, masyarakat setempat tetap bersemangat menjalani kehidupan sehari-hari meskipun saat ini di Kota Magelang masih diterapkan Pemberlakuan Pembatasan Kegiatan Masyarakat (PPKM) Level 3. Untuk bisa turun ke Level 2, katanya, capaian vaksinasi Covid-19 harus 70 persen dari total sasaran.

Ia juga meminta warga selalu disiplin dalam menerapkan protokol kesehatan agar tidak tertular Covid-19. "Alhamdulillah warga kita ini sabar, mandiri luar bisa, dalam kondisi berat menghadapi Covid-19, tapi bisa bertahan. Saya minta kalau ada warga yang kena Covid-19 segera lapor, dan langsung isolasi terpadu. Sebab kalau di rumah semakin tidak bisa dimonitor, penyebarannya bisa meningkat lagi," katanya.

Pelaksana Tugas Kepala Dinsos Kota Magelang Bambang Nuryanta menjelaskan BST disalurkan untuk melindungi dan memberdayakan ekonomi masyarakat dari kemungkinan terjadinya risiko sosial, terutama di tengah pandemi. Pemkot Magelang bekerja sama dengan Bank Jateng Cabang Magelang terkait dengan pencairan bantuan tersebut oleh penerimanya.

"Sistem pembayarannya tunai, kita kerja sama dengan Bank Jateng. Harapan kami BST ini bisa membantu masyarakat, terutama yang terdampak Covid-19, meningkatkan daya tahan dan pemulihan ekonomi masyarakat," kata dia.

BACA JUGA: Update Berita-Berita Politik Perspektif Republika.co.id, Klik di Sini

Terkait


Satgas Babel Awasi Ketat 2.139 Pasien Covid-19 Isoman

Ribuan Pekerja AS Tolak Vaksin Covid-19 atas Alasan Agama

Pemkot Bekasi Evaluasi Sekolah Tatap Muka, Ini Hasilnya

Soal PTM, Wagub DKI: Jangan Euforia Berlebihan

Berang-Berang di Mongolia Mati Akibat Covid-19

Republika Digital Ecosystem

Kontak Info

Republika Perwakilan DIY, Jawa Tengah & Jawa Timur. Jalan Perahu nomor 4 Kotabaru, Yogyakarta

Phone: +6274566028 (redaksi), +6274544972 (iklan & sirkulasi) , +6274541582 (fax),+628133426333 (layanan pelanggan)

yogya@republika.co.id

Ikuti

× Image
Light Dark