Bandara Juanda Belum Layani Penerbangan Internasional

Rep: Dadang Kurnia/ Red: Agus raharjo

Petugas memeriksa kelengkapan surat calon penumpang di Bandara Internasional Juanda Surabaya di Sidoarjo, Jawa Timur, Jumat (7/5/2021). Aktivitas di Bandara Juanda terpantau sepi meskipun pada pemberlakuan larangan mudik Idul Fitri 1442 H terdapat pengecualian bagi ASN, pegawai BUMN/BUMD, TNI, Polri, pegawai swasta yang dilengkapi surat tugas, kunjungan keluarga sakit, ibu hamil dengan satu orang pendamping, pelayanan kesehatan darurat dan sebagainya dengan kepentingan mendesak.
Petugas memeriksa kelengkapan surat calon penumpang di Bandara Internasional Juanda Surabaya di Sidoarjo, Jawa Timur, Jumat (7/5/2021). Aktivitas di Bandara Juanda terpantau sepi meskipun pada pemberlakuan larangan mudik Idul Fitri 1442 H terdapat pengecualian bagi ASN, pegawai BUMN/BUMD, TNI, Polri, pegawai swasta yang dilengkapi surat tugas, kunjungan keluarga sakit, ibu hamil dengan satu orang pendamping, pelayanan kesehatan darurat dan sebagainya dengan kepentingan mendesak. | Foto: ANTARA/Umarul Faruq

REPUBLIKA.CO.ID, SURABAYA -- Humas PT Angkasa Pura I Juanda, Yuristo Ardi Hanggoro menyampaikan, hingga saat ini belum ada rencana membuka kembali layanan penerbangan internasional. Termasuk untuk para pekerja migran Indonesia (PMI) yang harus kembali ke kampung halaman setelah kontraknya habis.

Yuristo menegaskan, semua penumpang penerbangan internasional hanya bisa masuk ke tanah air melalui dua bandara saja. Yakni Bandara Soekarno-Hatta dan Bandara Sam Ratulangi. Hal tersebut merujuk pada Surat Edaran (SE) Kemenhub nomor 74 Tahun 2021 tentang Petunjuk Pelaksanaan Perjalanan Internasional dengan Transportasi Udara pada Masa Pandemi Covid-19.

"Sesuai SE 74, pintu masuk kedatangan penumpang internasional hanya di CGK (Bandara Soekarno Hatta) dan MDC (Bandara Sam Ratulangi)," ujarnya dikonfirmasi Selasa (27/9).

Berdasarkan SE Kemenhub tersebut, lanjut Yuristo, pintu penerbangan internasional di Bandara Juanda ditutup sejak 17 September 2021. Yuristo menyatakan, belum mengetahui secara pasti kapan Bandara Juanda bisa kembali melayani penerbangan internasional. Ia hanya menegaskan akan mengikuti segala aturan yang diterbitkan pemerintah.

"Jadi per tanggal 17 September, di Bandara Juanda tidak ada penerbangan dari dan ke luar negeri yang mengangkut penumpang," ujarnya.

Yuristo mengaku, Bandara Juanda juga telah menerapkan protokol kesehatan ketat bagi setiap penumpang domestik. Berbagai aturan dalam upaya mengantisipasi penyebaran Covid-19 diakuinya telah diterapkan. "Kami juga terus berkoordinasi dengan KKP (Kantor Kesehatan Pelabuhan) perihal update informasi perkembangan varian baru," kata Yuristo.

BACA JUGA: Ikuti Serial Sejarah dan Peradaban Islam di Islam Digest , Klik di Sini

Terkait


Dua Mesin PCR di Nunukan Fokus Tangani PMI dari Malaysia

BNSP: Presiden Jokowi Sangat Konsen Pekerja Migran

Alur Pemeriksaan 14 Ribu PMI yang Pulang ke Jatim

Pergerakan Penumpang di Bandara Juanda Mulai Meningkat

Sambut Migran Day, BP2MI Sambangi Daerah Potensial PMI

Republika Digital Ecosystem

Kontak Info

Republika Perwakilan DIY, Jawa Tengah & Jawa Timur. Jalan Perahu nomor 4 Kotabaru, Yogyakarta

Phone: +6274566028 (redaksi), +6274544972 (iklan & sirkulasi) , +6274541582 (fax),+628133426333 (layanan pelanggan)

yogya@republika.co.id

Ikuti

× Image
Light Dark