Kamis 30 Sep 2021 15:55 WIB

Wisata Gunung Tidar dan Taman Kyai Langgeng Siap Dibuka

PPKM Kota Magelang masih di level 3, sehingga objek wisata belum bisa dibuka.

Sejumlah seniman menampilkan kolaborasi tari Soreng saat Festival Lima Gunung (FLG) XX di kawasan lereng Gunung Merbabu, Warangan, Pakis, Magelang, Jateng, Ahad (12/9/2021). FLG tahun ini mengusung tema Peradaban Desa yang diselenggarakan secara daring dengan peserta terbatas guna mencegah penyebaran COVID-19.
Foto: ANTARA/Anis Efizudin
Sejumlah seniman menampilkan kolaborasi tari Soreng saat Festival Lima Gunung (FLG) XX di kawasan lereng Gunung Merbabu, Warangan, Pakis, Magelang, Jateng, Ahad (12/9/2021). FLG tahun ini mengusung tema Peradaban Desa yang diselenggarakan secara daring dengan peserta terbatas guna mencegah penyebaran COVID-19.

REPUBLIKA.CO.ID, MAGELANG -- Objek wisata Gunung Tidar dan Taman Kyai Langgeng di Kota Magelang, Jawa Tengah, siap dibuka jika sewaktu-waktu pelaksanaan pembatasan kegiatan masyarakat (PPKM) di wilayah ini turun menjadi level 2.

"Pada prinsipnya Gunung Tidar dan Taman Kyai Langgeng begitu PPKM level 2 siap dibuka," kata Kepala Dinas Pemuda, Olahraga, dan Pariwisata (Disporapar) Kota Magelang Wulandari Wahyuningsih.

Ia menyampaikan saat ini PPKM Kota Magelang masih di level 3, sehingga objek wisata belum bisa dibuka. Objek wisata hanya diizinkan melakukan simulasi dan hal itu sudah dilakukan Gunung Tidar maupun Taman Kyai Langgeng.

"Perlu kami sampaikan, untuk Taman Kyai Langgeng kemarin sudah dua kali simulasi internal dengan dihadiri unsur gugus tugas, badan pengawas, dari TNI, Polri kemudian dari pariwisata, camat, lurah untuk mengecek sarana prasarana prokes," katanya.

Wulandari memastikan, begitu ada penurunan level PPKM, objek wisata tersebut dibuka dengan ketentuan kuota pengunjung hanya 25 persen dengan penerapan prokes ketat.

"Prokes harus ketat, jangan sampai tempat wisata itu ada klaster baru," kata dia.

sumber : Antara
Advertisement
Berita Lainnya
Advertisement
Terpopuler
1
Advertisement
Advertisement