Rabu 13 Oct 2021 00:11 WIB

Gibran Berencana Perpanjang PTM di Solo

Penerapan prokes di sekolah selama PTM di Solo dinilai sudah cukup baik.

Wali Kota Solo Gibran Rakabuming Raka.
Foto: MOHAMMAD AYUDHA/ANTARA FOTO
Wali Kota Solo Gibran Rakabuming Raka.

REPUBLIKA.CO.ID, SOLO -- Wali Kota Surakarta Gibran Rakabuming Raka berencana memperpanjang pembelajaran tatap muka (PTM) terbatas di seluruh jenjang pendidikan di daerah itu. Rencana itu seiring dengan penerapan protokol kesehatan di sekolah yang dinilai sudah cukup baik.

"SD sudah mulai terbiasa memakai masker, belajar di kelas memakai masker. Anak-anak saya kira sudah terbiasa pakai masker," katanya di Solo, Jawa Tengah, Selasa (12/10).

Baca Juga

Bahkan, katanya, hingga saat ini tidak ada laporan mengenai temuan kasus Covid-19 akibat dilangsungkan PTM terbatas di Kota Solo."Belum ada temuan atau laporan kasus di sekolah," katanya.

Terkait dengan hal itu, ia mengapresiasi guru, siswa, dan orang tua siswa yang sudah kooperatif untuk tetap menjaga protokol kesehatan. "Semuanya luar biasa sekali," katanya.

Sekretaris Dinas Pendidikan Kota Surakarta Dwi Aryanto mengatakan, hingga saat ini belum ada laporan dari sekolah mengenai siswa yang tertular Covid-19 akibat mengikuti PTM. Pihaknya terus melakukan pengawasan PTM untuk memastikan protokol kesehatan berjalan dengan baik.

Bahkan, katanya, hingga saat ini untuk kapasitas maksimum setiap kelas masih dibatasi 50 persen dari total kapasitas, sedangkan untuk jam pelajaran tergantung fase. Ia mengatakan, pada awalnya PTM dilangsungkan selama dua jam.

"Kemudian ada yang masuk fase ketiga mereka menjalankan mekanisme sif, seperti SD sebagian ada yang masuk pagi, sebagian lagi siang," katanya.

sumber : Antara
Advertisement
Berita Lainnya
Advertisement
Terpopuler
1
Advertisement
Advertisement