318 Peserta Lulus SKD CPNS Solo, 12 Formasi Kosong

Rep: Binti Sholikah/ Red: Muhammad Fakhruddin

318 Peserta Lulus SKD CPNS Solo, 12 Formasi Kosong (ilustrasi).
318 Peserta Lulus SKD CPNS Solo, 12 Formasi Kosong (ilustrasi). | Foto: REPUBLIKA/ABDAN SYAKURA

REPUBLIKA.CO.ID,SOLO -- Sebanyak 318 peserta dinyatakan lulus Seleksi Kompetensi Dasar (SKD) Calon Pegawai Negeri Sipil (CPNS) Kota Solo formas tahun anggaran 2021 dan berhak mengikuti Seleksi Kompetensi Bidang (SKB). Dari 126 formasi umum dan tenaga kesehatan yang dibutuhkan, ada 12 formasi yang tidak terisi.

Kepala Bidang Pengadaan Pemberhentian dan Informasi Badan Kepegawaian Pendidikan dan Pelatihan Daerah (BKPPD) Solo, Lisino Soares, mengatakan, jumlah pelamar CPNS yang lulus seleksi administrasi sebanyak 5.810 orang. Namun, yang hadir mengikuti SKD hanya 4.846 orang.

"Dari jumlah itu ternyata yang lulus 318 orang. Mereka lulus tahap pertama dan berhak mengikuti tahap kedua ada SKB," kata Lisino saat dihubungi Republika, Senin (1/11).

Dia menyebut, ada 12 formasi yang tidak terisi karena ada yang pelamarnya tidak mendaftar dan ada juga yang tidak lulus nilai ambang batas (passing grade). Rinciannya, lima formasi Teknisi Laboratorium memang pelamarnya ada tapi tidak memenuhi syarat administrasi. Kemudian, dua formasi Pengelola Perpustakaan yang merupakan formasi khusus disabilitas tidak ada yang melamar.

"Sebenarnya ada satu yang melamar tapi tidak memenuhi syarat karena syarat harus melampirkan video terkait kedisabilitasannya, itu tidak dilampirkan," jelasnya.

Selanjutnya, dua dokter, masing-masing untuk formasi umum dan khusus lulusan terbaik, juga tidak ada yang mendaftar. Kemudian, Ahli Pertama Dokter Spesialis Kandungan ada satu formasi tetapi tidak ada pelamar. Terakhir, Terampil Sanitarian ada dua formasi dan tidak ada pelamar.

"Untuk 12 yang kosong itu sesuai ketentuan Permenpan Nomor 27 itu dapat diisi dari peserta yang lain dengan syarat, formasi yang dilamar sama, persyaratan formasi sama termasuk kualifikasi pendidikan sama, dan lulus passing grade," paparnya.

Lisino menambahkan, lokasi pelaksanaan SKB rencananya tetap di Universitas Sebelas Maret (UNS). Waktu pelaksanaan sesuai dengan jadwal dari Badan Kepegawaian Nasional (BKN) yakni 15-28 November 2021.

"Nanti kami melihat kesiapan titik lokasi UNS sudah siap atau bagaimana. Nanti kami laporkan ke BKN bahwa titik lokasi sudah siap kami bisa mulai lagi ujian SKB-nya. Kemungkinan Solo tetap ingin tampil pertama tanggal 15, tinggal kesiapan instalasi dan setting tempat di UNS," terangnya.

Di sisi lain, jumlah peserta yang tidak hadir SKD CPNS tahun ini hampir 1.000 orang dari yang lulus seleksi administrasi. Lisino menyatakan, ketidakhadiran peserta merupakan hak masing-masing. Dia mengklaim, pandemi Covid-19 tidak menjadi penyebab ketidakhadiran peserta. Sebab, banyak peserta yang berasal dari luar Jawa Tengah juga hadir SKD. "Persentase ketidakhadiran dengan tahun lalu hampir sama," ujarnya.

Jumlah peserta yang lulus SKD tersebut di luar peserta Seleksi Pegawai Pemerintah dengan Perjanjian Kerja (PPPK) nonguru. Hasil seleksi PPPK nonguru baru saja diterima oleh BKPPD Solo dan akan segera diumumkan. Peserta yang lulus seleksi PPPK tidak ada tahapan SKB, melainkan langsung persiapan usulan penetapan Nomor Induk Pegawai (NIP).

BACA JUGA: Update Berita-Berita Politik Perspektif Republika.co.id, Klik di Sini
 

Terkait


Gibran Imbau ASN Penyintas Covid-19 Donor Plasma Konvalesen

Gibran Minta ASN tak Abaikan Sosmed

Pemkot Solo Buka 700-an Formasi CPNS dan PPPK 2021

6 Formasi CPNS Solo tidak Terisi

BKN: Ada 17 Ribu Formasi CPNS Berpotensi Kosong

Republika Digital Ecosystem

Kontak Info

Republika Perwakilan DIY, Jawa Tengah & Jawa Timur. Jalan Perahu nomor 4 Kotabaru, Yogyakarta

Phone: +6274566028 (redaksi), +6274544972 (iklan & sirkulasi) , +6274541582 (fax),+628133426333 (layanan pelanggan)

[email protected]

Ikuti

× Image
Light Dark