Sasaran Vaksinasi Anak di Yogyakarta Capai 41 Ribu Orang

Rep: Silvy Dian Setiawan/ Red: Yusuf Assidiq

Sejumlah botol berisi vaksin COVID-19 dari Sinovac terdapat di atas sebuah meja saat pelaksanaan vaksinasi.
Sejumlah botol berisi vaksin COVID-19 dari Sinovac terdapat di atas sebuah meja saat pelaksanaan vaksinasi. | Foto: ANTARA/Fransisco Carolio

REPUBLIKA.CO.ID, YOGYAKARTA -- Pemerintah Kota (Pemkot) Yogyakarta tengah menyiapkan vaksinasi Covid-19 untuk anak usia 6-11 tahun. Berdasarkan data dari Dinas Kesehatan (Dinkes) Kota Yogyakarta, sasaran vaksinasi ini mencapai sekitar 41 ribu anak.

"Jumlah tersebut kami peroleh dari Disdikpora Kota Yogyakarta, dimana jumlah yang dimaksud adalah siswa-siswi berusia 6-11 tahun yang bersekolah di Yogyakarta tanpa membedakan asal kependudukan," kata Kabid Pencegahan Pengendalian Penyakit dan Pengolahan Data Sistem Informasi Kesehatan Dinkes Kota Yogyakarta, Lana Unwanah, Senin (8/11).

Pihaknya belum dapat memastikan kapan akan memulai vaksinasi untuk anak usia 6-11 tahun. Hal ini masih menunggu arahan lebih lanjut dari pemerintah pusat, dalam hal ini Kementerian Kesehatan.

Lana menjelaskan, ada beberapa aspek yang perlu diperhatikan dalam melaksanakan vaksinasi anak. Salah satunya terkait skrining bagi anak yang layak divaksin, seperti vaksinasi yang sudah dilakukan terhadap usia di atas 12 tahun.

"Semua sedang disusun oleh Ikatan Dokter Anak Indonesia (IDAI) dan Indonesia Technical Advisory Group on Immunization (ITAGI), jadi kami sedang menunggu petunjuk dan kejelasan," ujarnya.

Vaksinator untuk vaksinasi anak ini juga sudah disiapkan. Saat nantinya sudah ada arahan lebih lanjut dari pemerintah pusat, maka pihaknya siap untuk melaksanakan vaksinasi anak usia 6-11 tahun.

November ini, Pemkot Yogyakarta sendiri juga tengah mengejar penyelesaian vaksinasi dosis kedua. Untuk vaksinasi dosis pertama bagi yang layak vaksin sudah diselesaikan sejak Oktober 2021 lalu.

"Usia 12 keatas sudah tuntas, tinggal menyelesaikan dosis kedua, penyintas dan komorbid saja. Fasilitas kesehatan di rumah sakit dan puskesmas tinggal dosis kedua, untuk sentra vaksinasi di XT Square juga tinggal sedikit," jelas Lana.

Wakil Wali Kota Yogyakarta, Heroe Poerwadi menuturkan, skenario pelaksanaan vaksinasi anak usia 6-11 tahun juga tengah disiapkan. Vaksinasi anak ini direncanakan dilakukan di sekolah-sekolah, sentra vaksinasi, dan di fasilitas pelayanan kesehatan.

"Pertama, skenarionya kita memang melaksanakannya di sekolah. Kedua, skenarionya nanti di tempat umum (sentra vaksinasi) seperti XT Square dan puskesmas," kata Heroe.

Ia menyebut, anak yang divaksin tidak hanya mereka yang berdomisili dan bersekolah di Kota Yogyakarta. Namun, pihaknya juga memfasilitasi anak yang berdomisili di luar daerah dan bersekolah di Kota Yogyakarta.

"Tapi, kadang-kadang ada juga orang Yogya yang sekolahnya tidak di Kota Yogya, maka kita memberikan kesempatan untuk (mendapatkan vaksinasi) di sentra (vaksinasi) yang umum," ujarnya yang juga Ketua Harian Satgas Penanganan Covid-19 Kota Yogyakarta tersebut.

BACA JUGA: Ikuti Serial Sejarah dan Peradaban Islam di Islam Digest , Klik di Sini
 

Terkait


Kunjungan Wisatawan Meningkat, Yogya Masifkan Skrining

BPOM Tunggu Kelengkapan Data Sinovac untuk Anak 3-5 Tahun

Ekonomi Tumbuh Kuartal III, Kuncinya di Penanganan Covid-19

Dinkes Boyolali: Tak Ada Tambahan Kasus Aktif Covid-19

Harga Molnuvirapir Sejuta Kurang, Siapa yang Boleh Pakai?

Republika Digital Ecosystem

Kontak Info

Republika Perwakilan DIY, Jawa Tengah & Jawa Timur. Jalan Perahu nomor 4 Kotabaru, Yogyakarta

Phone: +6274566028 (redaksi), +6274544972 (iklan & sirkulasi) , +6274541582 (fax),+628133426333 (layanan pelanggan)

yogya@republika.co.id

Ikuti

× Image
Light Dark