Surabaya Kembai Buka Car Free Day Jalan Kertajaya

Rep: Dadang Kurnia/ Red: Dwi Murdaningsih

Warga bersepeda saat hari bebas kendaraan bermotor (car free day) di Jalan Kembang Jepun, Surabaya, Jawa Timur, Minggu (7/11/2021). Pemkot Surabaya membuka kembali hari bebas kendaraan bermotor di jalan itu dengan menerapkan protokol kesehatan secara ketat dan penggunaan aplikasi PeduliLindungi bagi pengunjung. Pemerintah Kota Surabaya akan membuka kembali Car Free Day (CFD) di Jalan Kertajaya.
Warga bersepeda saat hari bebas kendaraan bermotor (car free day) di Jalan Kembang Jepun, Surabaya, Jawa Timur, Minggu (7/11/2021). Pemkot Surabaya membuka kembali hari bebas kendaraan bermotor di jalan itu dengan menerapkan protokol kesehatan secara ketat dan penggunaan aplikasi PeduliLindungi bagi pengunjung. Pemerintah Kota Surabaya akan membuka kembali Car Free Day (CFD) di Jalan Kertajaya. | Foto: ANTARA/Didik Suhartono

REPUBLIKA.CO.ID, SURABAUA -- Pemerintah Kota Surabaya akan membuka kembali Car Free Day (CFD) di Jalan Kertajaya. Rencananya, pembukaan CFD itu akan dimulai pada Ahad (19/12) mulai pukul 06.00 hingga 09.00 WIB. Kepala Dinas Lingkungan Hidup (DLH) Surabaya, Suharto Wardoyo mengatakan, pembukaan CFD Jalan Kertajaya nantinya dilakukan dengan penerapan protokol kesehatan ketat.

Penerapan yang dimaksud disesuaikan dengan Peraturan Wali Kota Surabaya nomor 67 tahun 2020 tentang Penerapan Prokes dalam Rangka Pencegahan dan Memutus Mata Rantai penyebaran Covid-19 di Surabaya. "Ada pembatasan, maksimal 300 orang.Di setiap titik pintu masuk dan keluar akan dipasang scan QR Code PeduliLindungi," kata Suharto, Jumat (17/12).

 

Suharto menyatakan, selama CFD berlangsung, PKL dilarang berjualan di sepanjang Jalan Kertajaya. Ini dilakukan untuk menghindari terjadinya kerumunan di area tersebut.

Baca Juga

 

Suharto menyebut, Pemkot Surabaya juga akan melakukan penutupan Jalan Kertajaya saat pelaksanaan CFD. Di antaranya, mulai dari perempatan Jalan Kertajaya-Jalan Dharmawangsa hingga ke arah timur menuju ke perempatan Jalan Kertajaya-Jalan Menur.

 

"Karena CFD khusus untuk masyarakat yang akan berolahraga. Sedangkan pedagang dilarang masuk, tidak boleh untuk berjualan, khusus olahraga," kata dia.

 

Suharto menuturkan, setiap pengunjung yang datang ke area CFD, diwajibkan sudah mengikuti vaksinasi dosis lengkap. "Pasti, sebelum masuk area CFD akan dicek suhu tubuhnya dan diminta untuk cuci tangan. Di titik-titik strategis akan kami sediakan juga wastafel dan hand sanitizer," ujarnya.

 

Ia menambahkan, nantinya Dinas Kesehatan Kota Surabaya juga akan mendirikan posko kesehatan di lokasi selama CFD berlangsung. Upaya ini dilakukan untuk memberikan rasa aman dan nyaman bagi masyarakat yang berolahraga di CFD Jalan Kertajaya.

 

Suharto pun mengingatkan kepada masyarakat yang akan berkunjung ke CFD, agar tetap disiplin mematuhi dan menerapkan prokes ketat. Meskipun sedang berolahraga, petugas akan mewajibkan untuk memakai masker atau face shield.

 

"Selain itu kami harap masyarakat menghindari kerumunan. Jangan sampai nanti ketika berolahraga masyarakat melepas masker kemudian berkerumun," kata dia.

 

BACA JUGA: Update Berita-Berita Politik Perspektif Republika.co.id, Klik di Sini
 

Terkait


Orang Tua di Surabaya Antusias Antarkan Anaknya Divaksin Covid-19

Pemkot Surabaya Segel Lima Menara Telekomunikasi

Sasaran Vaksinasi Anak di Surabaya Capai 227 Ribu

BWI-Pemkot Surabaya Kembangkan Wakaf

Pemkot Surabaya Antisipasi Kerumunan Saat Tahun Baru

Republika Digital Ecosystem

Kontak Info

Republika Perwakilan DIY, Jawa Tengah & Jawa Timur. Jalan Perahu nomor 4 Kotabaru, Yogyakarta

Phone: +6274566028 (redaksi), +6274544972 (iklan & sirkulasi) , +6274541582 (fax),+628133426333 (layanan pelanggan)

yogya@republika.co.id

Ikuti

× Image
Light Dark