Senin 10 Jan 2022 16:12 WIB

Ramai Isu Alun-Alun Utara Yogyakarta Dijual

Sepekan terakhir ramai diperbincangkan terkait penjualan Alun-Alun Utara Yogyakarta. .

Rep: Wihdan Hidayat / Red: Mohamad Amin Madani

Keraton Yogyakarta terlihat dari Alun-Alun Utara Yogyakarta, Senin (10/1). Sepekan terakhir ini ramai diperbincangkan terkait penjualan Alun-Alun Utara Yogyakarta secara virtual di metaverse. Pemerintah Daerah Istimewa Yogyakarta menyebut hal itu hanya klaim sepihak. Selain Alun-Alun Utara, tempat lain yang dijual melalui metaverse yakni Gedung Agung, Kantor Kepatihan, dan Puro Pakualaman. (FOTO : Wihdan Hidayat / Republika)

Pengendara bermotor di Alun-Alun Utara Yogyakarta, Senin (10/1). Sepekan terakhir ini ramai diperbincangkan terkait penjualan Alun-Alun Utara Yogyakarta secara virtual di metaverse. Pemerintah Daerah Istimewa Yogyakarta menyebut hal itu hanya klaim sepihak. Selain Alun-Alun Utara, tempat lain yang dijual melalui metaverse yakni Gedung Agung, Kantor Kepatihan, dan Puro Pakualaman. (FOTO : Wihdan Hidayat / Republika)

Pesepeda melintas di Alun-Alun Utara Yogyakarta, Senin (10/1). Sepekan terakhir ini ramai diperbincangkan terkait penjualan Alun-Alun Utara Yogyakarta secara virtual di metaverse. Pemerintah Daerah Istimewa Yogyakarta menyebut hal itu hanya klaim sepihak. Selain Alun-Alun Utara, tempat lain yang dijual melalui metaverse yakni Gedung Agung, Kantor Kepatihan, dan Puro Pakualaman. (FOTO : Wihdan Hidayat / Republika)

Pintu gerbang masuk menuju Alun-Alun Utara Yogyakarta, Senin (10/1). Sepekan terakhir ini ramai diperbincangkan terkait penjualan Alun-Alun Utara Yogyakarta secara virtual di metaverse. Pemerintah Daerah Istimewa Yogyakarta menyebut hal itu hanya klaim sepihak. Selain Alun-Alun Utara, tempat lain yang dijual melalui metaverse yakni Gedung Agung, Kantor Kepatihan, dan Puro Pakualaman. (FOTO : Wihdan Hidayat / Republika)

Alun-Alun Utara Yogyakarta, Senin (10/1). Sepekan terakhir ini ramai diperbincangkan terkait penjualan Alun-Alun Utara Yogyakarta secara virtual di metaverse. Pemerintah Daerah Istimewa Yogyakarta menyebut hal itu hanya klaim sepihak. Selain Alun-Alun Utara, tempat lain yang dijual melalui metaverse yakni Gedung Agung, Kantor Kepatihan, dan Puro Pakualaman. (FOTO : Wihdan Hidayat / Republika)

Becak motor menunggu penumpang di Alun-Alun Utara Yogyakarta, Senin (10/1). Sepekan terakhir ini ramai diperbincangkan terkait penjualan Alun-Alun Utara Yogyakarta secara virtual di metaverse. Pemerintah Daerah Istimewa Yogyakarta menyebut hal itu hanya klaim sepihak. Selain Alun-Alun Utara, tempat lain yang dijual melalui metaverse yakni Gedung Agung, Kantor Kepatihan, dan Puro Pakualaman. (FOTO : Wihdan Hidayat / Republika)

Becak membawa penumpang di Alun-Alun Utara Yogyakarta, Senin (10/1). Sepekan terakhir ini ramai diperbincangkan terkait penjualan Alun-Alun Utara Yogyakarta secara virtual di metaverse. Pemerintah Daerah Istimewa Yogyakarta menyebut hal itu hanya klaim sepihak. Selain Alun-Alun Utara, tempat lain yang dijual melalui metaverse yakni Gedung Agung, Kantor Kepatihan, dan Puro Pakualaman. (FOTO : Wihdan Hidayat / Republika)

inline

REPUBLIKA.CO.ID,YOGYAKARTA - - Keraton Yogyakarta terlihat dari Alun-Alun Utara Yogyakarta, Senin (10/1).

Sepekan terakhir ini ramai diperbincangkan terkait penjualan Alun-Alun Utara Yogyakarta secara virtual di metaverse. Pemerintah Daerah Istimewa Yogyakarta menyebut hal itu hanya klaim sepihak. Selain Alun-Alun Utara, tempat lain yang dijual melalui metaverse yakni Gedung Agung, Kantor Kepatihan, dan Puro Pakualaman.

Advertisement
Berita Terkait
Berita Lainnya
Advertisement
Advertisement