Dinkes Semarang Pantau Pasien Covid-19 Usai Pulang dari Spanyol

Rep: Bowo Pribadi/ Red: Yusuf Assidiq

Ilustrasi Covid-19 varian Omicron
Ilustrasi Covid-19 varian Omicron | Foto: Pixabay

REPUBLIKA.CO.ID, SEMARANG -- Dinas Kesehatan (Dinkes) Kota Semarang memantau ketat seorang pasien terkonfirmasi positif Covid-19 dengan riwayat perjalanan dari luar negeri. Langkah ini dilakukan guna mewaspadai masuknya varian baru Omicron di ibu kota Provinsi Jawa Tengah.

Kepala Dinkes Kota Semarang, Mochamad Abdul Hakam mengungkapkan, pasien yang bersangkutan sejak Senin (10/1) kemarin, sudah menjalani treatmen di tempat isolasi terpusat (isoter), rumah dinas Wali Kota Semarang.

Pasien yang bersangkutan, lanjutnya, sebelumnya memiliki riwayat perjalanan dari negara Spanyol. Setiba di Tanah Air sebenarnya telah lepas menjalani karantina selama 14 hari di Wisma Atlet Jakarta hingga dinyatakan negatif Covid-19.

Namun saat pulang ke Semarang, rupanya masih merasakan keluhan seperti pilek, hingga atas inisiatif sendiri pasien tersebut melakukan tes swab di Semarang dengan hasil kembali terkonfirmasi positif Covid-19.

"Sehingga pasien yang bersangkutan langsung diangkut dibawa ke isoter rumah dinas wali kota untuk mendapatkan penanganan lebih lanjut," ungkap Abdul Hakam, di Semarang, Jawa Tengah, Selasa (12/1).

Terkait hal ini, masih jelas Abdul Hakam, Dinkes terus memonitor perkembangan kesehatan pasien tersebut. Pihaknya juga telah mengambil langkah-langkah guna mewaspadai varian baru Omicron.

Termasuk melakukan pemeriksaan Whole Genome Sequencing (WGS) kepada pasien yang bersangkutan dan berkoordinasi dengan Laboratorium Kesehatan Daerah (Labkesda) Provinsi Jateng yang memiliki peralatan tesnya.

Secara teori, Dinkes masih harus menunggu hasil pemeriksaan WGS tersebut dalam waktu dua sampai empat pekan ke depan, dari Labkesda Provinsi Jateng.

"Apapun hasil tes WGS dari pasien tersebut apakah memang varian baru Omicron atau tidak  yang pasti nanti disampaikan Dinkes kepada publik," tegas Abdul Hakam.

BACA JUGA: Ikuti Serial Sejarah dan Peradaban Islam di Islam Digest , Klik di Sini
 

Terkait


Massa yang Menentang Kartu Kesehatan Serang Politikus Prancis

Urutan Tempat-Aktivitas Paling Mudah Bikin Tertular Covid-19 Versi Pakar Inggris

Pakar kesehatan Turki ingatkan peningkatan kasus omicron

Satgas Covid Bogor Telusuri Warga Depok Kena Omicron Usai dari Puncak

Wagub DKI Nyatakan Jakarta Lebih Siap Hadapi Gelombang Tiga Covid-19

Republika Digital Ecosystem

Kontak Info

Republika Perwakilan DIY, Jawa Tengah & Jawa Timur. Jalan Perahu nomor 4 Kotabaru, Yogyakarta

Phone: +6274566028 (redaksi), +6274544972 (iklan & sirkulasi) , +6274541582 (fax),+628133426333 (layanan pelanggan)

yogya@republika.co.id

Ikuti

× Image
Light Dark