Kasus Aktif Covid-19 Terus Naik, Bupati Semarang Instruksikan Ini

Rep: Bowo Pribadi/ Red: Muhammad Fakhruddin

Kasus Aktif Covid-19 Terus Naik, Bupati Semarang Instruksikan Ini (ilustrasi).
Kasus Aktif Covid-19 Terus Naik, Bupati Semarang Instruksikan Ini (ilustrasi). | Foto: www.freepik.com

REPUBLIKA.CO.ID,UNGARAN -- Warga Kabupaten Semarang harus lebih waspada dan tidak boleh lengah dengan risiko penularan Covid-19 . Pasalnya dalam beberapa hari terakhir jumlah kasus aktif Covid-19 di daerahnya terus bertambah.

Sebelumnya --saat menghadiri acara Musda Forum Sekretaris Desa (Sekdes) 1 Kabupaten Semarang--  Bupati Semarang, H Ngesti Nugraha menyampaikan, jumlah kasus aktif Covid-19 di daerahnya mash di angka 12 orang, terhitung sampai dengan Sabtu (29/1) pagi.

Namun sampai dengan Ahad (30/1) siang kembali terjadi penambahan kasus aktif Covid-19 di Kabupaten Semarang. Berdasarkan data perkembangan kasus Covid-19 di Kabupaten Semarang, sampai dengan Ahad pukul 12.00 WIB telah membengkak menjadi 26 orang.

“Dari jumlah tersebut, sebanyak tiga orang pasien menjalani perawatan di rumah sakit dan sebanyak 23 orang pasien menjalani treatmen dengan melaksanakan isolasi mandiri (isoman),” ungkap Sekretaris Dinas Komunikasi dan Informatika (Diskominfo) Kabupaten Semarang, Asep Mulyana.

Baca Juga

Berdasarkan data perkembangan kasus Covid-19 di Kabupaten Semarang ini pula, untuk pasien yang menjalani perawatan di rumah sakit megalami penambahan satu orang pasien. Sementara untuk data pasien yang melaksanakan isoman –hari ini-- mengalami penambahan sebanyak enam orang pasien.

Mencermati hal ini, Bupati Semarang, H Ngesti Nugraha yang dikonfirmasi memint semua lini pencegahan harus dioptimalkan guna mengendalikan penyebaran kasus baru Covid-19 di Kabupaten Semarang.

Upaya- upaya untuk mengingatkan dan menyadarkan masyarakat agar tidak abai serta lali dalam melaksanakan protokol kesehatan dan pencegahan harus didorong kembali di tingkat masyarakat.

Yang paling utama adalah disiplin protokol kesehatan harus dilaksanakan warga Kabupaten Semarang, tidak membuat kerumunan, membatasi mobilitas yang tidak urgen dan tetap mematuhi imbaun dari Pemerintah.

“Langkah- langkah tersebut menjadi penting guna mengendalikan bertambahnya kasus baru Covid-19 maupun penyebaran varian Omicron di wilayah Kabupaten Semarang ini,” tegas Bupati Semarang.

BACA JUGA: Update Berita-Berita Politik Perspektif Republika.co.id, Klik di Sini
 

Terkait


Kasus Covid Harian Capai 11 Ribu

Wali Kota Salatiga Sebut Ada Kesalahan Input Data Pasien Omicron

Pemkot Bogor akan Kembali Aktivasi Rumah Sakit Perluasan RSUD

Ribuan Orang di Ibu Kota Kanada Protes Mandat Vaksin

Puncak Covid-19 di China Diperkirakan Terjadi Jelang Olimpiade

Republika Digital Ecosystem

Kontak Info

Republika Perwakilan DIY, Jawa Tengah & Jawa Timur. Jalan Perahu nomor 4 Kotabaru, Yogyakarta

Phone: +6274566028 (redaksi), +6274544972 (iklan & sirkulasi) , +6274541582 (fax),+628133426333 (layanan pelanggan)

yogya@republika.co.id

Ikuti

× Image
Light Dark