PTM di Kabupaten Semarang Terus Berlanjut

Rep: Bowo Pribadi/ Red: Fernan Rahadi

Para siswa kelas VII SMPN 4 Ungaran, kabupaten Semarang mengikuti pembelajaran tatap muka (PTM) di sekolah, Senin (23/8).
Para siswa kelas VII SMPN 4 Ungaran, kabupaten Semarang mengikuti pembelajaran tatap muka (PTM) di sekolah, Senin (23/8). | Foto: Republika/bowo pribadi

REPUBLIKA.CO.ID, UNGARAN -- Dinas Pendidikan Kebudayaan Kepemudaan dan Olahraga (Dksdikbudpora) Kabupaten Semarang belum akan melakukan evaluasi terhadap pelaksanaan Pembelajaran Tatap Muka (PTM) di sekolah.

Kendati begitu, Disdikbudpora Kabupaten Semarang menginstruksikan kepada semua sekolah penyelenggara PTM terus memperkuat kedisiplinan dalam melaksanaan protokol kesehatan (prokes) PTM.

Hal ini untuk menekan risiko penularan Covid-19 di lingkungan belajar (sekolah), di tengah bertambahnya kasus aktif serta ancaman penularan varian baru Omicron di wilayah Kabupaten Semarang.

"Alhamdulillah, untuk pelaksanaan PTM penuh di Kabupaten Semarang sejauh ini masih aman dari penularan Covid-19 di lingkungan sekolah," ungkap Kepala Disdikbudpora Kabupaten Semarang, Sukaton Pirtomo di Ungaran, Kabupaten Semarang, Rabu (2/2).

Untuk itu, lanjutnya, Disdikbudpora Kabupaten Semarang sampai hari ini belum akan melakukan evaluasi atau mengeluarkan kebijakan baru terkait dengan pelaksanaan PTM penuh di sekolah.

Artinya sampai saat ini, layanan pendidikan kepada peserta didik di satuan pendidikan yang ada di Kabupaten Semarang masih tetap berjalan dan belum ada kebijakan baru (evaluasi) dalam pelaksanaannya.

Meski begitu, kata Sukaton, semua satuan pendidikan diminta untuk memperketat penerapan prokes PTM di lingkungannya sebavai upaya untuk melindungi peserta didik dari risiko penularan Covid-19.

Semua stakeholder sekolah, mulai guru, tenaga kependidikan maupun peserta didik harus terus memperketat penerapan prokes di lingkungan sekolah masing-masing dan jangan sampai lengah.

Termasuk fungsi Satgas Covid-19 di setiap lingkungan sekolah harus dioptimalkan dalam melakukan monitoring dan pengawasan penegakan disiplin prokes PTM di semua lingkungan belajar.

"Soal disiplin dan penegakan prokes ini kami wanti-wanti betul dan tidak boleh lengah di semua lembaga pendidikan yang ada di Kabupaten Semarang ini, agar pelaksanaan PTM tetap aman dari penularan Covid-19," kata Sukaton.

 

Terkait


Klaster Penularan Covid-19 dari PTM Sekolah di Solo Kian Meluas

Klaster Sekolah Sleman, PTM Direncanakan 50 Persen

Menag: PTM Madrasah Dilanjutkan dengan Pengawasan Ketat

Pemprov Banten Ubah PTM 50 Persen Jadi 25 Persen Akibat Covid-19 Naik

Dinkes Bogor Catat 19 Sekolah Terpapar Covid-19, PTM Dihentikan

Republika Digital Ecosystem

Kontak Info

Republika Perwakilan DIY, Jawa Tengah & Jawa Timur. Jalan Perahu nomor 4 Kotabaru, Yogyakarta

Phone: +6274566028 (redaksi), +6274544972 (iklan & sirkulasi) , +6274541582 (fax),+628133426333 (layanan pelanggan)

yogya@republika.co.id

Ikuti

× Image
Light Dark