Pejabat TUN Harus Proaktif Kembangkan Pengetahuan

Rep: Wilda Fizriyani/ Red: Yusuf Assidiq

Wali Kota Malang, Sutiaji saat memberikan pengarahan pada acara Bimtek Pejabat Tata Usaha Negara (PTUN) di lingkungan Pemkot Malang TA 2022 di Hotel Savana Malang, Rabu (9/3/2022).
Wali Kota Malang, Sutiaji saat memberikan pengarahan pada acara Bimtek Pejabat Tata Usaha Negara (PTUN) di lingkungan Pemkot Malang TA 2022 di Hotel Savana Malang, Rabu (9/3/2022). | Foto: Dok. Humas Pemkot Malang

REPUBLIKA.CO.ID, MALANG  -- Wali Kota Malang, Sutiaji, berpesan kepada setiap pejabat Tata Usaha Negara (TUN) di lingkungan Pemerintah Kota Malang agar selalu proaktif mengembangkan pengetahuan dan menjalin komunikasi. Hal ini diungkapkan Sutiaji saat memberikan pengarahan pada acara Bimtek Pejabat Tata Usaha Negara (PTUN) di lingkungan Pemkot Malang TA 2022 di Hotel Savana Malang.

Menurut dia, TUN merupakan administrasi negara yang melaksanakan fungsi menyelenggarakan urusan pemerintahan baik di pusat maupun di daerah. Hal ini penting dipahami bersama agar dapat menerbitkan keputusan TUN berdasarkan peraturan perundang-undangan yang berlaku. "Sekaligus guna menghindari konflik dan sengketa TUN dalam pelaksanaan tugas sehari-hari," katanya.

Berdasarkan hal tersebut, ia meminta pejabat untuk menguatkan sinergi dengan instansi terkait. Kuncinya, yakni untuk selalu dan terus menguatkan literasi pemahaman masing-masing. Hal ini terutama terhadap aspek-aspek TUN sesuai tugas fungsi yang diemban.

Sutiaji juga menekankan agar Bagian Hukum Setda Kota Malang agar terus memfasilitasi peningkatan kapasitas. Kemudian melakukan pendampingan guna meminimaliasi terjadinya sengketa akibat timbulnya benturan kepentingan.

Seperti diketahui, misi keempat RPJMD 2018-2023 berbunyi memastikan kepuasan masyarakat atas layanan pemerintahan yang tertib hukum, profesional, dan akuntabel. Sebab itu, pejabat TUN di lingkungan Pemkot Malang dituntut untuk terus melakukan peningkatan literasi akan administrasi dan hukum.

Terlebih hal tersebut saat ini dianggap sangat krusial untuk menghadapi semakin kompleksnya urusan pemerintahan. Sejalan dengan itu, Kepala Bagian Hukum Setda Kota Malang, Suparno mengatakan, tujuan dilaksanakannya bimtek tersebut untuk meningkatkan kemampuan PTUN khususnya ASN di tingkat kecamatan dan kelurahan.

"Tentu segala upaya yang kita lakukan tak lebih dalam rangka meningkatkan kemampuan dan kualitas aparatur pemerintahan, dengan harapan, profesionalisme aparatur pemerintahan terus meningkat, yang bermuara pada kualitas pelayanan kepada masyarakat," ujar dia.

BACA JUGA: Update Berita-Berita Politik Perspektif Republika.co.id, Klik di Sini
 

Terkait


Pemkot Malang Rencanakan PTM Senin Pekan Depan

Tujuh Kelurahan di Kota Malang Perkuat Sanitasi

Pemkot Malang Verifikasi Usulan Kegiatan Musrenbang dan Pokir DPRD

Pemkot Malang Verifikasi Ribuan Usulan dari Kegiatan Musrenbang dan Pokir DPRD

Pemkot Malang Kembali Terapkan PJJ Akibat Lonjakan Covid-19

Republika Digital Ecosystem

Kontak Info

Republika Perwakilan DIY, Jawa Tengah & Jawa Timur. Jalan Perahu nomor 4 Kotabaru, Yogyakarta

Phone: +6274566028 (redaksi), +6274544972 (iklan & sirkulasi) , +6274541582 (fax),+628133426333 (layanan pelanggan)

yogya@republika.co.id

Ikuti

× Image
Light Dark