BPS: Minyak Goreng Sumbang Inflasi Jatim pada Maret 2022

Red: Muhammad Fakhruddin

BPS: Minyak Goreng Sumbang Inflasi Jatim pada Maret 2022 (ilustrasi).
BPS: Minyak Goreng Sumbang Inflasi Jatim pada Maret 2022 (ilustrasi). | Foto: REPUBLIKA/ABDAN SYAKURA

REPUBLIKA.CO.ID,SURABAYA -- Provinsi Jawa Timur mengalami inflasi 0,71 persen pada Maret 2022, dengan salah satu penyebabnya karena harga eceran tertinggi (HET) minyak goreng yang dilepas ke pasar oleh pemerintah, sehingga mengalami kenaikan harga.

Kepala Badan Pusat Statistik (BPS) Jatim, Dadang Hardiwan mengatakan, minyak goreng masuk dalam kelompok makanan, minuman dan tembakau yang mengalami inflasi tertinggi sebesar 1,55 persen, diikuti kelompok perawatan pribadi dan jasa lainnya sebesar 1,24 persen, dan kelompok penyediaan makanan dan minuman/restoran sebesar 1,23 persen.

Ia mengatakan, kelompok makanan, minuman dan tembakau terjadi kenaikan indeks dari 109,62 pada Februari 2022, menjadi 111,32 pada Maret 2022. "Dari tiga subkelompok pada kelompok ini, seluruhnya mengalami inflasi. Subkelompok yang mengalami inflasi tertinggi adalah subkelompok makanan sebesar 1,77 persen, diikuti subkelompok minuman yang tidak beralkohol sebesar 0,62 persen dan subkelompok rokok dan tembakau sebesar 0,54 persen," katanya.

Untuk komoditas yang dominan memberikan sumbangan inflasi, kata Dadang yaitu telur ayam ras sebesar 0,07 persen, diikuti cabe rawit sebesar 0,05 persen, cabai merah dan minyak goreng masing-masing sebesar 0,04 persen.

Baca Juga

Kemudian tempe sebesar 0,03 persen, tahu mentah dan anggur sebesar 0,02 persen, serta ayam hidup, ikan mujair, tongkol diawetkan, nangka muda, apel, bawang merah, bawang putih, kue basah, gula pasir, teh, dan rokok kretek masing-masing sebesar 0,01 persen.

Sementara komoditas lain yang telah menahan laju inflasi atau mengalami deflasi di antaranya adalah tomat, beras, cumi-cumi, kepiting/rajungan, batu bata, kopi bubuk, udang basah, sawi putih, salak, dan kentang.

Untuk penghitungan angka inflasi di delapan kota Indeks Harga Konsumen (IHK) di Jatim selama Maret 2022, seluruhnya mengalami inflasi, dan inflasi tertinggi yaitu Sumenep sebesar 1,09 persen, diikuti Jember 1,07 persen, Banyuwangi 0,92 persen, Madiun 0,78 persen, Probolinggo 0,72 persen, Surabaya 0,70 persen, Malang 0,63 persen, dan Kediri 0,43 persen.

"Jika dibandingkan tingkat inflasi tahun kalender di delapan kota IHK Jatim, Jember merupakan kota dengan inflasi tahun kalender tertinggi yaitu mencapai 1,60 persen, sedangkan kota yang mengalami inflasi tahun kalender terendah adalah Probolinggo sebesar 1,00 persen," katanya.

sumber : ANTARA
BACA JUGA: Ikuti Serial Sejarah dan Peradaban Islam di Islam Digest , Klik di Sini
 

Terkait


Pemkab Purwakarta Sediakan 7.000 Liter Minyak Goreng dengan Harga Rp 18 Ribu

Pemkab Purwakarta Sediakan 7.000 Liter Minyak Goreng dengan Harga Rp 18 Ribu

Pemerintah akan Salurkan BLT Minyak Goreng Rp 300 Ribu

Jokowi Beri BLT Migor Rp 300 Ribu ke 20,5 Juta Masyarakat

KSP: Keefektifan Kebijakan Harga Minyak Goreng Curah Butuh Waktu

Republika Digital Ecosystem

Kontak Info

Republika Perwakilan DIY, Jawa Tengah & Jawa Timur. Jalan Perahu nomor 4 Kotabaru, Yogyakarta

Phone: +6274566028 (redaksi), +6274544972 (iklan & sirkulasi) , +6274541582 (fax),+628133426333 (layanan pelanggan)

[email protected]

Ikuti

× Image
Light Dark