Kanwil Kemenag Jateng Bantu Dana Bangun Masjid Al Fatah Sragen

Rep: Bowo Pribadi/ Red: Yusuf Assidiq

Kepala Kantor Wilayah Kemenag Jawa Tengah, H Musta’in Ahmad, saat menyerahkan bantuan uang Rp 100 juta guna membantu pembangunan kembali Masjid Al Fatah, Dusun Kowang, Desa Ngargotirto, Kecamatan Sumberlawang, Kabupaten Sragen, Jawa Tengah, kemarin.
Kepala Kantor Wilayah Kemenag Jawa Tengah, H Musta’in Ahmad, saat menyerahkan bantuan uang Rp 100 juta guna membantu pembangunan kembali Masjid Al Fatah, Dusun Kowang, Desa Ngargotirto, Kecamatan Sumberlawang, Kabupaten Sragen, Jawa Tengah, kemarin. | Foto: Kemenag Jawa Tengah

REPUBLIKA.CO.ID, SEMARANG -- Kantor Wilayah Kementeraan Agama (Kemenag) Jawa Tengah turun tangan terkait masalah yang dialami pengurus masjid Masjid Al Fatah, Dusun Kowang, Desa Ngargotirto, Kecamatan Sumberlawang, Kabupaten Sragen, Jawa Tengah.

Tak hanya itu, Kantor Wilayah Kemenag Jateng juga menyerahkan bantuan sebesar Rp 100 juta untuk membantu membangun kembali masjid yang telah dirobohkan, namun batal dibangun kembali ini.

Kepala Kantor Wilayah Kemenag Jateng, H Musta’in Ahmad mengatakan, sudah melihat kondisi bangunan Masjid Al Fatah yang dirobohkan dan bertemu langsung dengan pengurus dan panitia pembangunan masjid setempat.   

Berdasarkan penjelasan yang disampaikan pengurus Masjid Al Fatah, bermula saat ada pihak tertentu yang siap membantu merehab bangunan masjid tersebut, dengan anggaran hingga mencapai miliaran rupiah.

Namun setelah bangunan masjid sudah dirobohkan, pembangunan atau rehab fisik seperti yang dijanjikan tak kunjung dilakukan. Bahkan lembaga tersebut belakangan juga tidak dapat dihubungi lagi.  

Akibatnya, pengurus masjid pun akhirnya kebingungan. Karena warga tidak bisa lagi memanfaatkan untuk beribadah dan untuk membangun kembali masjid tersebut juga tidak memiliki biaya yang mencukupi.

“Maka, Kantor Wilayah Kemenag Jateng memberikan dukungan Rp 100 juta untuk membangun kembali Masjid Al Fatah,” ungkapnya, dalam keterangannya di Semarang, Selasa (5/4/2022).

Bantuan ini, lanjut Musta’in, memang belum seberapa jika dibandingkan dengan kebutuhan biaya untuk membangun kembali. Namun begitu ia berharap dapat menjadi penyemangat bagi semua pihak yang ikut terlibat.

Ia berharap kepada semua pihak untuk bisa ikut serta mengambil bagian dalam proses renovasi dan pembangunan kembali Masjid Al Fatah Dusun Kowang ini.

Sehingga bangunan masjid ini segera berdiri dan kembali bisa digunakan untuk proses ibadah umat Islam atau warga Dukuh kowang Desa Ngargotirto. “Termasuk untuk proses pembelajaran Alquran (TPQ),” lanjutnya.

Tak lupa, Musta'in juga berharap agar kasus yang terjadi pada Masjid Al Fatah ini bisa menjadi pelajaran berharga bagi siapa pun dan tetap mengimbau agar masyarakat tidak saling menyalahkan, mengedepankan tabayyun, dan justru bisa berlomba untuk saling membantu.

Terlebih, saat ini elemen warga Dusun Kowang Desa Ngargotirto juga dalam kondisi yang sangat bersemangat untuk membangun kembali masjid mereka, agar kembali dapat menjadi pusat aktivitas keagamaan.  

“Ini sudah terlanjur terjadi, mari kita tidak perlu mencari siapa yang salah dan siapa yang benar. Tetapi mari kita berlomba untuk memberikan andil untuk menyelesaikan masalah ini” ujar dia.

 

Terkait


AS Beri Bantuan Tambahan Senilai 200 Juta Dolar ke Ukraina

Rumah Zakat Buatkan Gudang Sampah Baru bagi Bank Sampah

Indonesia Dapat Penyediaan Tambahan Dana dan Obat dari AS

DIY Salurkan Bantuan Rp 16,45 Miliar ke 115 Koperasi

Mahasiswa UMP Lolos Program Transfer Internasional

Republika Digital Ecosystem

Kontak Info

Republika Perwakilan DIY, Jawa Tengah & Jawa Timur. Jalan Perahu nomor 4 Kotabaru, Yogyakarta

Phone: +6274566028 (redaksi), +6274544972 (iklan & sirkulasi) , +6274541582 (fax),+628133426333 (layanan pelanggan)

yogya@republika.co.id

Ikuti

× Image
Light Dark