Belum Vaksin Booster, Pelanggan Daop 8 Wajib Sertakan Hasil Tes Antigen

Rep: Wilda Fizriyani/ Red: Yusuf Assidiq

Petugas medis memberikan layanan tes diagnostik cepat (rapid test) antigen di Stasiun Kotabaru, Malang, Jawa Timur.
Petugas medis memberikan layanan tes diagnostik cepat (rapid test) antigen di Stasiun Kotabaru, Malang, Jawa Timur. | Foto: ARI BOWO SUCIPTO/ANTARA

REPUBLIKA.CO.ID, MALANG -- PT KAI mulai menerapkan persyaratan baru untuk keberangkatan mudik mulai 5 April 2022. Aturan ini menyesuaikan dengan terbitnya SE Kementerian Perhubungan Nomor 39 Tahun 2022 tentang Petunjuk Pelaksanaan Perjalanan Orang Dalam Negeri dengan Transportasi Perkeretaapian Pada Masa Pandemi Covid-19 pada 4 April 2022.

Manager Humas KAI Daop 8 Surabaya, Luqman Arif mengatakan, pelanggan KA jarak jauh yang telah mendapatkan vaksin ketiga (booster) tidak diwajibkan untuk menunjukkan hasil negatif tes rapid test PCR. "Ataupun rapid test antigen pada saat proses boarding," kata Luqman.

Sementara itu, pelanggan yang baru mendapatkan vaksin kedua harus menunjukkan hasil negatif rapid test antigen 1x24 jam atau tes RT-PCR 3x24 jam. Kemudian untuk pelanggan yang hanya mendapatkan satu kali vaksin wajib menunjukkan hasil negatif tes RT-PCR 3x24 jam.

Untuk pelanggan yang tidak atau belum divaksin dengan alasan medis, maka mereka wajib menunjukkan surat keterangan dokter dari rumah sakit pemerintah. Kemudian juga perlu menyertakan hasil negatif tes RT-PCR 3x24 jam.

Lalu untuk pelanggan dengan usia di bawah enam tahun tidak wajib vaksin dan tidak wajib menunjukkan hasil negatif rapid test antigen atau RT-PCR. "Namun wajib ada pendamping yang memenuhi persyaratan perjalanan," jelasnya.

Adapun untuk syarat naik KA lokal dan aglomerasi, pelanggan wajib menunjukkan kartu vaksin dosis pertama. Kemudian tidak diwajibkan untuk menunjukkan hasil negatif rapid test antigen atau  RT-PCR.

Pelanggan dengan usia di bawah enam tahun tidak wajib vaksin tetapi wajib ada pendamping yang memenuhi persyaratan perjalanan. Luqman Arif menegaskan, pelanggan yang tidak melengkapi persyaratan akan ditolak untuk berangkat. "Dan dipersilakan untuk membatalkan tiketnya," kata dia.

Sementara itu, bagi pelanggan yang ingin melakukan screening Covid-19, Daop 8 saat ini masih menyediakan layanan rapid test antigen di beberapa stasiun. Antara lain Stasiun Surabaya Gubeng, Surabaya Pasarturi, Malang, Wonokromo, Mojokerto, dan Wlingi.

Untuk pelanggan yang akan melakukan pemeriksaan rapid test antigen di stasiun, diharapkan datang minimal dua jam sebelum keberangkatan sebagai antisipasi antrian. Menurut Luqman, PT KAI telah menetapkan masa angkutan Lebaran yaitu H-10 sampai H+10 Lebaran.

Dengan kata lain, dimulai sejak 22 April sampai 13 Mei 2022. PT KAI telah menyediakan sebanyak 516.780 tempat duduk. Sampai dengan 5 April, Daop 8 telah menjual 58.492 tiket KA jarak jauh atau 13 persen dari total tiket yang disediakan.

BACA JUGA: Ikuti News Analysis News Analysis Isu-Isu Terkini Perspektif Republika.co.id, Klik di Sini
 

Terkait


Vaskin Booster Covid-19 di Masjid Istiqlal Jakarta

Ini Aturan Perjalanan Transportasi Domestik Saat Mudik untuk Dewasa Maupun Anak

Sekda: Warga Mudik ke Jateng Diharapkan Sudah Vaksin Booster

Babak Baru YKMI Upayakan Vaksin Booster Halal untuk Muslim 

Aturan Baru Penumpang Penerbangan Domestik

Republika Digital Ecosystem

Kontak Info

Republika Perwakilan DIY, Jawa Tengah & Jawa Timur. Jalan Perahu nomor 4 Kotabaru, Yogyakarta

Phone: +6274566028 (redaksi), +6274544972 (iklan & sirkulasi) , +6274541582 (fax),+628133426333 (layanan pelanggan)

yogya@republika.co.id

Ikuti

× Image
Light Dark