Rabu 01 Jun 2022 15:55 WIB

Harlah Pancasila Diperingati di Ende, Begini Komentar Ganjar

Dasar negara kokoh dan telah membuat bangsa Indonesia tetap tegak berdiri.

Rep: Bowo Pribadi/ Red: Muhammad Fakhruddin
Gubernur Jawa Tengah, Ganjar Pranowo usai mengikuti upacara peringatan hari lahir panasila secara virtual, Rabu (1/6).
Foto: Istimewa
Gubernur Jawa Tengah, Ganjar Pranowo usai mengikuti upacara peringatan hari lahir panasila secara virtual, Rabu (1/6).

REPUBLIKA.CO.ID,SEMARANG -- Pemerintah memusatkan peringatan Hari Lahir Pancasila tahun 2022 ini di Lapangan Pancasila, Ende, Kabupaten Ende, Provinsi Nusa Tenggara Timur (NTT).

Upacara peringatan yang dipimpin oleh Presiden Republik Indonesia (RI), Joko Widodo ini juga dilakukan secara virtual dan diikuti seluruh kepala daerah, termasuk Gubernur Jawa Tengah, Ganjar Pranowo.

Baca Juga

Menanggapi hal ini, Ganjar mengapresiasi pelaksanaan peringatan Hari Lahir Pancasila di Ende  merupakan bagian dari upaya Pemerintah untuk membuka pikiran dan memperlihatkan secara visualisasi sejarah Pancasila.

“Menurut saya ini bagian dari upaya untuk membuka pikiran dan bagaimana sejarah divisualkan dalam bentuk upacara di tempat Bung Karno pertama kali merenungkan Pancasila,” ungkapnya, di Semarang, Jawa Tengah, Rabu (1/6/2022).

Orang nomor satu di Provinsi Jawa Tengah ini juga menyampaikan --secara tersirat-- pesan yang disampaikan oleh Presiden Joko Widodo terkait dengan perintah untuk ‘membumikan’ Pancasila sudah sangat jelas.

Terutama kepada para pemimpin di negeri ini yang harus bisa memulai dengan memberikan contoh yang baik kepada masyarakat/ rakyatnya.

Maka dengan semangat gotong-royong Pancasila akan benar- benar bisa membumi. “Artinya, Pancasila akan masuk ke dalam pikiran, hati hingga diwujudkan melalui tindakan maupun  perilaku.

Sebab ada banyak sekali cara yang bisa dilakukan untuk bisa mengaktualisasikan Pancasila. “Di Jawa Tengah ini, dilakukan melalui kegiatan Bulan Pancasila serta Bulan Bung Karno,” jelas Ganjar.

Hal ini, tambahnya, dilandasi oleh pesan pada amanat Presiden Joko Widodo yang dengan tegas menyebut Pancasila bukan hanya menyatukan tapi telah menjadi bintang penuntun ketika bangsa Indonesia menghadapi tantangan dan ujian.

Tidak hanya itu --dari Kota Pancasila (Ende)-- Presiden Joko Widodo juga telah mengingatkan Pancasila merupakan dasar negara kokoh dan telah membuat bangsa Indonesia tetap tegak berdiri.

“Maka saya juga mengajak seluruh anak bangsa dan warga di Jawa Tengah ini untuk bersama- sama membumikan Pancasila dan mengaktualisasikan nilai luhurnya dalam berkehidupan bermasyarakat dan bernegara,” tegas gubernur.

Advertisement
Berita Lainnya
Advertisement
Terpopuler
1
Advertisement
Advertisement