Polisi Kejar Pelaku Dugaan Pembunuhan Nenek di Karangploso

Rep: Wilda Fizriyani/ Red: Fernan Rahadi

Ilustrasi Pembunuhan
Ilustrasi Pembunuhan | Foto: Foto : MgRol112

REPUBLIKA.CO.ID, MALANG -- Polres Malang menegaskan akan mengejar pelaku dugaan pembunuhan seorang nenek yang terjadi di Dusun Manggisari, Desa Bocek, Kecamatan Karangploso, Kabupaten Malang, Selasa (7/6/2022). Hal ini diungkapkan Kapolres Malang AKBP Ferli Hidayat melalui Kasat Reskrim Polres Malang AKP Donny Kristian Bara'langi di Malang, Rabu (8/6/2022).

Ferli menyatakan, pihaknya sudah bergerak cepat mendatangi lokasi kejadian terbunuhnya nenek di area dapur rumahnya wilayah Karangploso, Kabupaten Malang. Hal ini dilakukan guna menjalani proses olah Tempat Kejadian Perkara (TKP). "Dan kami masih terus mendalami, proses penyelidikan berlanjut," ucap Ferli.

Menurut Ferli, saat ini aparat telah melakukan pemeriksaan terhadap delapan orang saksi terkait kejadian ini. Sementara itu, saksi kunci yang merupakan cucu dari korban belum dapat dimintai keterangan. Hal ini karena yang bersangkutan masih dalam proses perawatan intensif di RS.

Sebelumnya, aparat menemukan seorang Nenek berinisial W (70 Tahun) yang meninggal di dapur rumahnya. Sementara itu, cucu laki-laki dari nenek berinisial MS (18 Tahun) ditemukan dalam kondisi luka berat sekitar 50 meter dari pekarangan rumah. Korban kritis langsung dilarikan ke RSUD Saiful Anwar (RSSA) Kota Malang guna dilakukan penanganan.

Berdasarkan laporan yang diterima, korban tinggal berdua di rumah kejadian bersama cucunya. Ada pula seorang laki-laki yang merupakan suami siri dari korban yang tidak tinggal menetap dalam rumah korban. Namun pria ini sering datang sepekan dua kali ke rumah korban selama lima tahun terakhir.

Korban W diketahui meninggal dunia akibat pukulan benda tumpul pada bagian kepala. Kemudian korban MS yang kritis diketahui mendapat luka sayatan di beberapa bagian badan. "Dan beberapa petunjuk lainnya yang tentunya menjadi bagian dari bahan para penyidik melakukan pengungkapan," katanya.

Di samping itu, ada pula laporan yang menyebutkan nenek dan cucunya selama ini sering bertengkar. Bahkan, nenek W sempat menanyakan keberadaan cucunya kepada tetangga sebelum hari kejadian. Dia meminta tetangga apabila bertemu cucunya segera kembali ke rumah.

Pihaknya juga berhasil mengamankan barang bukti berupa satu ponsel merek Samsung, pisau belati beserta sarungnya dan dua bantal yang terdapat bercak darah. Kemudian sepasang sandal terdapat bercak darah, masing-masing satu tikar, selimut dan alu yang terdapat bercak darah serta satu buah bambu kancing pintu.

Ferli berharap kasus ini bisa segera terungkap. Apalagi pihaknya sudah mendapatkan beberapa petunjuk di TKP. Aparat hanya perlu menunggu beberapa kelengkapan dari hasil penyidikan berlanjut.

"Kita, Polri utamanya penyidik dalam pengungkapan kasus tidak bisa hanya dalam dugaan semata namun dengan alat bukti petunjuk yang ada di TKP nantinya akan mengarah ditemukannya pelaku," kata dia menambahkan.

BACA JUGA: Update Berita-Berita Politik Perspektif Republika.co.id, Klik di Sini
 

Terkait


Polres Malang Selidiki Kasus Pembunuhan Seorang Nenek di Karangploso

Akibat Cemburu, Pria di Kota Malang Bunuh dan Bawa Kabur Motor Temannya

Kapolres Malang Proses 183 Tersangka Selama Operasi Pekat Semeru 2022

Dalam 12 Hari, Polres Malang Berhasil Ungkap Kasus Kejahatan Sebanyak Ini

Polres Malang Pantau OP Migor Curah di Pasar Kepanjen

Republika Digital Ecosystem

Kontak Info

Republika Perwakilan DIY, Jawa Tengah & Jawa Timur. Jalan Perahu nomor 4 Kotabaru, Yogyakarta

Phone: +6274566028 (redaksi), +6274544972 (iklan & sirkulasi) , +6274541582 (fax),+628133426333 (layanan pelanggan)

yogya@republika.co.id

Ikuti

× Image
Light Dark