Kopda Muslimin Meninggal Dunia, Pomdam IV Tutup Penyelidikan

Rep: Bowo Pribadi/ Red: Fernan Rahadi

Kopda Muslimin, otak dari kasus penembakan istrinya sendiri ditemukan meninggal dunia di rumah orangtuanya di Kabupaten Kendal.
Kopda Muslimin, otak dari kasus penembakan istrinya sendiri ditemukan meninggal dunia di rumah orangtuanya di Kabupaten Kendal. | Foto: Antara

REPUBLIKA.CO.ID, SEMARANG -- Polisi Militer Kodam (Pomdam) IV/Diponegoro tidak akan melanjutkan proses penyelidikan dalam kasus penembakan terhadap istri anggota TNI, di Perumahan Grand Cemara, Kelurahan Padangsari, Kecamatan Banyumanik, Kota Semarang.

Komandan Pomda IV/Diponegoro, Kolonel Rinoso Budi mengungkapkan alasan mengapa institusinya menutup proses penyelidikan kasus penembakan yang diduga diotaki oleh suami korban sendiri, yakni Kopda Muslimin.

Menurutnya, sampai saat ini, kasus penembakan terhadap Rina Wulandari (34) masih dalam penyelidikan Polri atau masih dalam ranah peradilan umum. Karena saat itu yang bersangkutan belum tertangkap sehingga belum bisa dilimpahkan.

"Jadi belum ada pelimpahan ke peradilan militer, meskipun dari pengakuan- pengakuan saksi yang ada (termasuk lima eksekutor penembakan) mengarah kepada Kopda Muslimin," jelasnya kepada wartawan, di RS Bhayangkara Semarang, kamis (28/7).

Tetapi, jelasnya, seperti yang sudah disampaikan hari ini, yang bersangkutan sudah meninggal dunia. Jadi tidak dilimpahkan kepada peradilan militer.

Dengan kematian Kopda Muslimin, maka kasus yang diduga menjerat yang bersangkutan akan ditutup oleh Pomdam IV/Diponegoro. Hal itu sesuai dengan pasal 77 KUHP yang mana kasus di mana tersangka meninggal dunia maka kasusnya ditutup.

Sedangkan untuk eksekutor ranahnya ada di peradilan umum yang ditangani oleh kepolisian. "Yang di peradilan militer kan hanya Kopda Muslimin yang statusnya merupakan anggota TNI," kata Danpomdam IV/Diponegoro.

Asintel Kodam IV/Diponegoro, Kolonel Inf Wahyu menambahkan, sejak terjadinya kasus penembakan ini, upaya penanganan memang dilakukan oleh tim gabungan TNI/Polri, termasuk dalam upaya mencari keberadaan yang bersangkutan.

Pencarian terhadap Kopda Muslimin masih di wilayah Jawa Tengah, dan tim gabungan TNI/ Polri dari Kodam IV/Diponegoro dan Polrestabes Semarang Polda Jawa Tengah juga terus melakukan penncarian sampai hari ini tadi.

"Saya hanya bisa menyampaikan bahwa pencarian sudah ditemukan di rumah orang tuanya dalam kondisi yang seperti rekan-rekan ketahui," katanya.

 

Terkait


Hasil Otopsi Jenazah Kopda Muslimin Ditemukan Tanda Mati lemas Akibat Racun  

Kopda Muslmin Meninggal Dunia Pomdam IV Tutup Penyelidikan, ini Alasannya  

Polisi Periksa Telepon Genggam Kopda Muslimin

Kopda Muslimin Dimakamkan di Kendal tanpa Pemakaman Militer

Danpomdam IV: Kasus Kopda Muslimin Masih di Ranah Peradilan Umum

Republika Digital Ecosystem

Kontak Info

Republika Perwakilan DIY, Jawa Tengah & Jawa Timur. Jalan Perahu nomor 4 Kotabaru, Yogyakarta

Phone: +6274566028 (redaksi), +6274544972 (iklan & sirkulasi) , +6274541582 (fax),+628133426333 (layanan pelanggan)

yogya@republika.co.id

Ikuti

× Image
Light Dark