Sinergi Kampus-Kampung Kembangkan Wisata

Rep: Wahyu Suryana/ Red: Yusuf Assidiq

Kampus UGM Yogyakarta.
Kampus UGM Yogyakarta. | Foto: Yusuf Assidiq

REPUBLIKA.CO.ID, SLEMAN -- Kampus memiliki peranan sangat besar dalam mengoptimalkan potensi dan memberdayakan kampung-kampung. Potensi wisata merupakan salah satu sektor yang dikembangkan perguruan tinggi negeri (PTN) maupun perguruan tinggi swasta (PTS).

Universitas Gadjah Mada (UGM), misalnya, mengembangkan destinasi wisata religi di Desa Tanara, Kecamatan Tanara, Kabupaten Serang, Banten. Salah satu fokus dengan dengan mengembangkan Islamic Center dari tokoh Islam, Syekh Nawawi Al Bantani.

Itu untuk mengenang tokoh yang pernah jadi ulama besar dunia tersebut. Generasi muda diharap bisa napak tilas perjalanan hidup, mengambil inspirasi kebesaran tokoh tersebut melalui kisah-kisah kecil dan remajanya yang tinggal di Banten.

Dosen Program Studi Agama dan Lintas Budaya Sekolah Pascasarjana UGM, Achmad Munjid mengatakan, mereka ingin menghadirkan lagi sejarah Syekh Nawawi sebagai sarana pendidikan. Sekaligus, sumber inspirasi generasi kini untuk mendunia.

Dalam pengembangan, UGM turut membangun sinergi seperti dengan Pemkab Serang dan Universitas Sultang Ageng Tirtayasa (Untirta). Munjid berharap, Islamic Centre mampu memperkuat khazanah Islam di Tanah Air melalui pemahaman tentang sejarah tokoh Islam.

"Apa yang bisa diraih generasi muda Banten dan Indonesia pada abad 21. Ini inspirasi masa silam dan aspirasi masa depan agar kita selalu sadar sejarah untuk mengukir sejarah," kata Munjid di Balai kota Pemkab Serang.

Terpisah, Universitas Islam Indonesia (UII) turut melakukan pengembangan wisata di Desa Pagergunung, Kecamatan Ngablak, Kabupaten Magelang, Jawa Tengah. Kerja sama kemitraan ini jadi satu wujud kontribusi perguruan tinggi bagi masyarakat.

Salah satu titik pengembangan yang dilakukan optimalisasi potensi wisata dari Embung Sekembang yang merupakan daya tarik Desa Pagergunung. Bersama Kecamatan,  Koramil, Polsek, dan Pemdes Pagergunung melakukan pula penanaman bibit ketapang.

Rektor UII, Prof Fathul Wahid mengatakan, kemitraan UII dan Desa Pagergunung sudah berlangsung lama dimulai dari penerjunan KKN sejak 2015. Ia berharap, kehadiran perguruan tinggi memberikan dampak nyata bagi keberdayaan masyarakat.

"Kita bersama masyarakat untuk membuat perubahan-perubahan yang bisa dimulai dari hal-hal kecil," ujar Fathul di Embung Sekembang Pagergunung.

Kolaborasi kampus dan kampung ini turut dilakukan PTS maupun PTN lain di DIY. Selain lewat kemitraan, dilakukan pula melalui penelitian maupun penerjunan mahasiswa untuk Kuliah Kerja Nyata (KKN) sebagai pengabdian kepada masyarakat.

Selain itu, tentu banyak lagi elemen-elemen lain yang diharap terlibat seperti komunitas dan korporasi. Melalui kolaborasi itu, diharapkan kampung tidak lagi cuma jadi obyek eksploitasi, tapi eksplorasi untuk memberdayakan masyarakatnya.

BACA JUGA: Ikuti News Analysis News Analysis Isu-Isu Terkini Perspektif Republika.co.id, Klik di Sini
 

Terkait


Gandeng UGM, BTN Fasilitasi Klinik Konsultasi Rumah

BTN Siapkan Klinik Konsultasi Rumah

Lewat Program BUMN, Erick Thohir Dorong Pemberdayaan Masyarakat Prasejahtera Rembang

Wamendes PDTT Kunjungi Gapoktan Mitra PT Timah

Tim Bimasakti UGM Raih Juara di Formula Student Netherlands 2022

Republika Digital Ecosystem

Kontak Info

Republika Perwakilan DIY, Jawa Tengah & Jawa Timur. Jalan Perahu nomor 4 Kotabaru, Yogyakarta

Phone: +6274566028 (redaksi), +6274544972 (iklan & sirkulasi) , +6274541582 (fax),+628133426333 (layanan pelanggan)

yogya@republika.co.id

Ikuti

× Image
Light Dark