Ahad 31 Jul 2022 16:25 WIB

Sinergi Kampus-Kampung Kembangkan Wisata

Kemitraan ini wujud kontribusi perguruan tinggi bagi masyarakat.

Rep: Wahyu Suryana/ Red: Yusuf Assidiq
Kampus UGM Yogyakarta.
Foto: Yusuf Assidiq
Kampus UGM Yogyakarta.

REPUBLIKA.CO.ID, SLEMAN -- Kampus memiliki peranan sangat besar dalam mengoptimalkan potensi dan memberdayakan kampung-kampung. Potensi wisata merupakan salah satu sektor yang dikembangkan perguruan tinggi negeri (PTN) maupun perguruan tinggi swasta (PTS).

Universitas Gadjah Mada (UGM), misalnya, mengembangkan destinasi wisata religi di Desa Tanara, Kecamatan Tanara, Kabupaten Serang, Banten. Salah satu fokus dengan dengan mengembangkan Islamic Center dari tokoh Islam, Syekh Nawawi Al Bantani.

Itu untuk mengenang tokoh yang pernah jadi ulama besar dunia tersebut. Generasi muda diharap bisa napak tilas perjalanan hidup, mengambil inspirasi kebesaran tokoh tersebut melalui kisah-kisah kecil dan remajanya yang tinggal di Banten.

Dosen Program Studi Agama dan Lintas Budaya Sekolah Pascasarjana UGM, Achmad Munjid mengatakan, mereka ingin menghadirkan lagi sejarah Syekh Nawawi sebagai sarana pendidikan. Sekaligus, sumber inspirasi generasi kini untuk mendunia.

Dalam pengembangan, UGM turut membangun sinergi seperti dengan Pemkab Serang dan Universitas Sultang Ageng Tirtayasa (Untirta). Munjid berharap, Islamic Centre mampu memperkuat khazanah Islam di Tanah Air melalui pemahaman tentang sejarah tokoh Islam.

"Apa yang bisa diraih generasi muda Banten dan Indonesia pada abad 21. Ini inspirasi masa silam dan aspirasi masa depan agar kita selalu sadar sejarah untuk mengukir sejarah," kata Munjid di Balai kota Pemkab Serang.

Terpisah, Universitas Islam Indonesia (UII) turut melakukan pengembangan wisata di Desa Pagergunung, Kecamatan Ngablak, Kabupaten Magelang, Jawa Tengah. Kerja sama kemitraan ini jadi satu wujud kontribusi perguruan tinggi bagi masyarakat.

Salah satu titik pengembangan yang dilakukan optimalisasi potensi wisata dari Embung Sekembang yang merupakan daya tarik Desa Pagergunung. Bersama Kecamatan,  Koramil, Polsek, dan Pemdes Pagergunung melakukan pula penanaman bibit ketapang.

Rektor UII, Prof Fathul Wahid mengatakan, kemitraan UII dan Desa Pagergunung sudah berlangsung lama dimulai dari penerjunan KKN sejak 2015. Ia berharap, kehadiran perguruan tinggi memberikan dampak nyata bagi keberdayaan masyarakat.

"Kita bersama masyarakat untuk membuat perubahan-perubahan yang bisa dimulai dari hal-hal kecil," ujar Fathul di Embung Sekembang Pagergunung.

Kolaborasi kampus dan kampung ini turut dilakukan PTS maupun PTN lain di DIY. Selain lewat kemitraan, dilakukan pula melalui penelitian maupun penerjunan mahasiswa untuk Kuliah Kerja Nyata (KKN) sebagai pengabdian kepada masyarakat.

Selain itu, tentu banyak lagi elemen-elemen lain yang diharap terlibat seperti komunitas dan korporasi. Melalui kolaborasi itu, diharapkan kampung tidak lagi cuma jadi obyek eksploitasi, tapi eksplorasi untuk memberdayakan masyarakatnya.

Advertisement
Berita Lainnya
Advertisement
Terpopuler
1
Advertisement
Advertisement