UIN Suka dan Lazisnu DIY Kerja Sama Realisasikan MBKM

Rep: Silvy Dian Setiawan/ Red: Yusuf Assidiq

Penandatanganan MoU oleh FDK UIN Suka dengan NU Care-Lazisnu DIY.
Penandatanganan MoU oleh FDK UIN Suka dengan NU Care-Lazisnu DIY. | Foto: Dokumen

REPUBLIKA.CO.ID, SLEMAN -- Fakultas Dakwah dan Komunikasi (FDK) UIN Sunan Kalijaga (Suka) menjalin kerja sama dengan NU Care-Lazisnu DIY. Kerja sama dengan menandatangani Memorandum of Understanding (MoU) dilakukan sebagai salah satu realisasi dari Program Merdeka Belajar Kampus Merdeka (MBKM).

Dekan FDK UIN Suka, Marhumah mengatakan, program studi di FDK sudah memiliki program yang  mapan, begitu juga dengan Lazismu. Melalui kolaborasi ini, Marhumah berharap ke depannya dapat dilaksanakan dengan baik.

Ia juga berharap kolaborasi tersebut dapat dilaksanakan dengan detail sesuai dengan jadwal, model, dapat diadaptasi, serta disinergikan. Dengan begitu, katanya, nantinya menjadi kegiatan yang menguntungkan bagi kedua belah pihak dan masyarakat luas, khususnya dalam rangka MBKM.

Marhumah menjelaskan, pada periode pertama ada tujuh mahasiswa dari FDK UIN Suka yang akan mengikuti magang di Lazisnu DIY. Empat mahasiswa berasal dari Prodi Komunikasi Penyiaran Islam dan tiga mahasiswa lainnya berasal dari Prodi Pengembangan Masyarakat Islam.

"Magang di salah satu kegiatan MBKM, sehingga program ini menarik dan kedepannya FDK akan terus berupaya mengajak kerja sama dengan lebih banyak lembaga, baik keagamaan ataupun lembaga pemerintah," kata dia.

Ketua NU Care-Lazisnu DIY, Mamba’ul Bahri mengatakan, ada berbagai bidang yang bisa disinergikan dengan program studi yang ada di FDK dalam melaksanakan program-program layanan sosial. Melalui kerja sama ini, katanya, akan memberikan dampak yang baik bagi kedua belah pihak.

Selain itu, ia juga menilai kerja sama tersebut dapat meningkatkan pelayanan dalam mewujudkan kemaslahatan umat di DIY. "Untuk menindaklanjuti program tersebut, NU Care-Lazisnu DIY akan berkomunikasi secara intens dengan lima prodi yang ada (di FDK UIN Suka)," kata Bahri.

Wakil Dekan III FDK UIN Suka, Pajar mengatakan, pihaknya akan terus berkolaborasi dengan berbagai pihak dalam melaksanakan MBKM. Dengan begitu, ke depannya diharapkan akan semakin banyak lembaga lainnya yang berkolaborasi dalam rangka program MBKM ini.  

"Kolaborasi dengan lembaga-lembaga yang bertujuan untuk dakwah dan pemberdayaan masyarakat, termasuk pengentasan kemiskinan yang masih banyak dihadapi Yogyakarta," katanya.

 

BACA JUGA: Update Berita-Berita Politik Perspektif Republika.co.id, Klik di Sini
 

Terkait


OBAT Apps Gandeng APDFI Fasilitasi Pelaksanaan Kampus Merdeka

Kemendikbud Ristek, Hadirkan Program Baru Wirausaha Merdeka Bagi Mahasiswa

Dialog Kebangsaan BPIP Angkat Tema Moderasi Beragama

Aspikom-UMM Bahas Proyeksi Pengembangan MBKM

Guru Besar UIN Suka Sayangkan Narasi Islamofobia di Tengah Masyarakat

Republika Digital Ecosystem

Kontak Info

Republika Perwakilan DIY, Jawa Tengah & Jawa Timur. Jalan Perahu nomor 4 Kotabaru, Yogyakarta

Phone: +6274566028 (redaksi), +6274544972 (iklan & sirkulasi) , +6274541582 (fax),+628133426333 (layanan pelanggan)

yogya@republika.co.id

Ikuti

× Image
Light Dark