Kamis 11 Aug 2022 09:03 WIB

Pra-Muktamar di UMP Bahas Pesantren Muhammadiyah Berkemajuan

Acara digelar secara hybrid di Aula AK Anshori.

Rep: Idealisa Masyrafina/ Red: Yusuf Assidiq
Acara seminar nasional Pra-Muktamar Muhammadiyah bertajuk Pesantren Muhammadiyah Berkemajuan dan Tantangan Masa Depan di Kampus UMP, Purwokerto.
Foto: UMP
Acara seminar nasional Pra-Muktamar Muhammadiyah bertajuk Pesantren Muhammadiyah Berkemajuan dan Tantangan Masa Depan di Kampus UMP, Purwokerto.

REPUBLIKA.CO.ID, PURWOKERTO -- Universitas Muhammadiyah Purwokerto (UMP) Banyumas Jawa Tengah kembali menjadi tuan rumah dalam acara seminar nasional Pra-Muktamar Muhammadiyah bertajuk Pesantren Muhammadiyah Berkemajuan dan Tantangan Masa Depan.

Acara yang digelar secara hybrid di Aula AK Anshori Gedung Rektorat lt 3 UMP itu dihadiri langsung oleh Menteri Koordinator Bidang Pembangunan Manusia dan Kebudayaan (Menko PMK) Prof Muhadjir Effendy, Wakil Ketua PWM Jawa Tengah Prof Daelamy, Ketua LP2 PPM Dr H Maskuri, dan Rektor UMP Dr Jebul Suroso.

Hadir sebagai pemateri dalam tema Strategi Pengembangan Pesantren Muhammadiyah Berkemajuan yakni Prof Amin Abdulllah,  Prof Agus Purwanto, Dr Muhbib Abdul Wahab,  Prof Chairil Anwar. Sementara untuk subtema Sistem Pembelajaran, Manajemen, dan Kepemimpinan Pesantren Muhammadiyah Berkemajuan yakni Dr Khoiruddin Bashori, Muammaroh, Dr H Maskuri, Dr Jebul Suroso,

Dalam kesempatannya Ketua LP2 PPM Dr H Maskuri mengatakan, Universitas Muhammadiyah Purwokerto menjadi kebanggaan semua dalam rangka seminar nasional pra Muktamar Muhammadiyah.

“Kami atas nama Lembaga Pengembangan Pesantren Pimpinan Pusat Muhammadiyah mengucapkan terima kasih dan penghargaan tertinggi kepada rektor UMP yang telah bersedia bekerja sama dalam peningkatan mutu pesantren Muhammadiyah sejak sebelum pandemi, yakni pada awal 2020. Semoga kerja sama ini bisa bermanfaat untuk semua,” kata Maskuri.

Rektor UMP, Dr Jebul Suroso, menyampaikan selamat datang di kampus persyarikatan Muhammadiyah, kampus terbesar di Jawa Tengah bagian barat dan selatan. Saat ini UMP memiliki 49 prodi.

"Alhamdulillah, UMP merasa mendapat karunia karena terus dipercaya untuk jadi tuan rumah Pra Muktamar. Sekaligus dalam waktu dekat UMP akan meresmikan Masjid At Tajdid, masjid terbesar Purwokerto. Kemudian juga meresmikan dua Gedung yaitu Gedung Prof Baedhowi dan Gedung Jarwoto Aminoto,” katanya.

Wakil Ketua PWM Jawa Tengah Prof Daelamy, mengapresiasi dengan diselenggarakannya seminar nasional pra muktamar di UMP. “Khusus untuk rektor UMP, saya mengucapkan banyak terima kasih, karena untuk kesekian kalinya UMP bersedia untuk mendapat amanat baik dari PP Muhammadiyah, maupun wilayah untuk menyelenggarakan hajat besar persyarikatan,” jelasnya.

Sementara itu Menko PMK Prof Muhadjir Effendy, mengatakan pesantren di dalam Muhammadiyah kalau tidak menyelenggarakan pendidikan umum, atau juga pendidikan madrasah.

“Termasuk keterampilan dasar yang harus dimiliki, kompetensi dasar yang harus dimiliki oleh santri lulusan pondok pesantren Muhammadiyah,” tegas dia.

Advertisement
Berita Lainnya
Advertisement
Terpopuler
1
Advertisement
Advertisement