In Picture: Petani Ngawi Gagal Panen

Red: Mohamad Amin Madani

Petani memotong tanaman padi yang rusak terserang hama untuk dijadikan pakan ternak di Paron, Ngawi, Jawa Timur, Kamis (11/8/2022). Dinas Ketahanan Pangan dan Pertanian (DKPP) setempat mencatat sekitar 50 hektar lahan padi di kawasan tersebut gagal panen akibat terserang hama wereng dan Organisme Pengganggu Tanaman (OPT) yang datang bersamaan saat perubahan iklim. | Foto: ANTARA/Ari Bowo Sucipto
 
Petani memotong tanaman padi yang rusak terserang hama untuk dijadikan pakan ternak di Paron, Ngawi, Jawa Timur, Kamis (11/8/2022). Dinas Ketahanan Pangan dan Pertanian (DKPP) setempat mencatat sekitar 50 hektar lahan padi di kawasan tersebut gagal panen akibat terserang hama wereng dan Organisme Pengganggu Tanaman (OPT) yang datang bersamaan saat perubahan iklim. | Foto: ANTARA/Ari Bowo Sucipto
 

REPUBLIKA.CO.ID,NGAWI -- Petani memotong tanaman padi yang rusak terserang hama untuk dijadikan pakan ternak di Paron, Ngawi, Jawa Timur, Kamis (11/8/2022).

Dinas Ketahanan Pangan dan Pertanian (DKPP) setempat mencatat sekitar 50 hektar lahan padi di kawasan tersebut gagal panen akibat terserang hama wereng dan Organisme Pengganggu Tanaman (OPT) yang datang bersamaan saat perubahan iklim. 

sumber : Antara
BACA JUGA: Ikuti News Analysis News Analysis Isu-Isu Terkini Perspektif Republika.co.id, Klik di Sini
 

Terkait


Republika Digital Ecosystem

Kontak Info

Republika Perwakilan DIY, Jawa Tengah & Jawa Timur. Jalan Perahu nomor 4 Kotabaru, Yogyakarta

Phone: +6274566028 (redaksi), +6274544972 (iklan & sirkulasi) , +6274541582 (fax),+628133426333 (layanan pelanggan)

yogya@republika.co.id

Ikuti

× Image
Light Dark