Ojo Leren Dadi Wong Apik akan Berlangsung Akhir September 2022

Rep: Wahyu Suryana/ Red: Fernan Rahadi

Ustaz Salim A Fillah (tengah) berbicara dalam konferensi pers mengenai penyelenggaraan event Ojo Leren Dadi Wong Apik di Masjid Jogokariyan, Rabu (21/9/2022).
Ustaz Salim A Fillah (tengah) berbicara dalam konferensi pers mengenai penyelenggaraan event Ojo Leren Dadi Wong Apik di Masjid Jogokariyan, Rabu (21/9/2022). | Foto: Republika/Wahyu Suryana

REPUBLIKA.CO.ID, YOGYAKARTA -- Event 'Ojo Leren Dadi Wong Apik' akan digelar mulai 30 September-3 Oktober 2022. Kegiatan yang diinisiasi beberapa komunitas, organisasi dan lembaga di DIY ini akan mengakomodir safari dakwah ustaz-ustaz di Tanah Air.

Ketua Panitia, Ale Abdullah mengatakan, kegiatan dimaksudkan untuk meningkatkan kualitas kaum Muslimin di DIY dalam ahlak dan ilmu agama. Hal ini sesuai dengan nama 'Ojo Leren Dadi Wong Apik' yang berarti jangan berhenti jadi orang baik.

Ia berharap, agenda ini berusaha membina umat agar baik untuk dirinya sendiri, baik dalam keluarga dan kehidupan berbangsa dan bernegara. Apalagi, kita telah banyak melewati masa-masa sulit saat pandemi. Banyak yang kecewa dengan keadaan.

"Harapannya, kehadiran ulama-ulama di Yogyakarta bisa menjadi pelita bagi kaum Muslimin dan Muslimat di DIY," kata Ale di Masjid Jogokariyan, Rabu (21/9/2022).

Ale menerangkan, pada 19 Juli 2022 mereka telah meminta izin dan audiens memakai Stadion Sultan Agung, tepatnya area parkir timur. Pada 12 Agustus 2022, mendapatkan surat balasan pengelola Ojo Leren Dadi Wong Apik dibolehkan menggelar acara.

Sayangnya, pada 13 September 2022 mereka mendapat surat susulan kalau Stadion Sultan Agung tidak bisa digunakan karena berdekatan agenda Liga 2 PSIM Yogya. Maka dari itu, panitia memutuskan untuk memindahkan acara ke Masjid Jogokariyan.

"Karena, pada dasarnya kami sangat mendukung persepakbolaan Indonesia, khususnya Yogyakarta, dan berharap PSIM Yogyakarta bisa ke Liga 1 musim depan," ujar Ale.

Ojo Leren Dadi Wong Apik digelar 30 September 2022-3 Oktober 2022 di beberapa lokasi. Ada Masjid Jogokariyan, Teras Dakwah, Masjid Al Aman, Masjid Al Aqsha Klaten, Masjid Jami At Taqwa Minomartani dan Pesantren Masyarakat Merapi Merbabu.

Adapun pengisi acara mulai dari Ustaz Salim A Fillah, Ustaz Abdul Somad, Ustaz Lukmanulhakim, Ustaz Muhammad Faizar Hidayatullah dan Ustaz Handy Bonny. Selain itu, akan ada ustaz-ustaz lain yang masih dalam konfirmasi panitia pelaksana.

"Kami mengharapkan acara ini berjalan dengan lancar dan didukung oleh seluruh lapisan masyarakat dan aparatur negara," kata Ale.

Bertindak sebagai salah satu pengisi, Ustaz Salim A Fillah menuturkan, agenda ini merupakan sebuah usaha untuk menghadirkan lagi guru-guru memberi tausiyah penyemangat dan penguat. Khususnya, kepada kaum muslimin dan muslimat di DIY.

Yang mana, lanjut Salim, selepas pandemi Covid-19 yang berlangsung dua tahun terakhir tentu merasakan kerinduan yang sangat. Sebab, sekian lama tidak bisa menggelar acara-acara yang bersifat massal akibat pembatasan mobilitas sosial.

Ia menekankan, Ojo Leren Dadi Wong Apik merupakan sebuah narasi ajakan kebaikan untuk seluruh Muslimin dan Muslimat di DIY maupun di Indonesia. Acara ini tidak terikat organisasi kemasyarakatan, partai politik, dan yayasan manapun.

"Sebagai muslim yang baik dan membawa misi Islam wasathiyah, Islam moderat, dan Islam sebagai rahmatan lil alamin," ujar Salim. 

 

Terkait


Baznas Gelar Paparan Hasil Riset dengan Tema Pengelolaan Zakat Masjid

Belajar Manajemen Masjid Jogokariyan

Masjid Jogokariyan Kembali Gunakan Besek untuk Daging Qurban

Binda-DMI DIY Luncurkan 'Vaksinasi Masuk Masjid' di Jogokariyan

Binda-DMI Yogyakarta Luncurkan Vaksinasi Masuk Masjid

Republika Digital Ecosystem

Kontak Info

Republika Perwakilan DIY, Jawa Tengah & Jawa Timur. Jalan Perahu nomor 4 Kotabaru, Yogyakarta

Phone: +6274566028 (redaksi), +6274544972 (iklan & sirkulasi) , +6274541582 (fax),+628133426333 (layanan pelanggan)

yogya@republika.co.id

Ikuti

× Image
Light Dark