Kondisi Korban Ledakan di Sukoharjo, 70 Persen Tubuh Alami Luka Bakar

Rep: c02/ Red: Fernan Rahadi

Polisi berjaga di lokasi terjadinya ledakan di Asrama Grogol Indah Baru,Telukan, Grogol, Kabupaten Sukoharjo, Jawa Tengah, Ahad (25/9/2022). Menurut Kabid Humas Polda Jawa Tengah Kombes Pol Iqbal Aqudusy, dari laporan awal ledakan berasal dari sebuah paket dalam wadah kardus coklat yang mengakibatkan seorang polisi bernama Bripka Dirgantara Pradipta terluka.
Polisi berjaga di lokasi terjadinya ledakan di Asrama Grogol Indah Baru,Telukan, Grogol, Kabupaten Sukoharjo, Jawa Tengah, Ahad (25/9/2022). Menurut Kabid Humas Polda Jawa Tengah Kombes Pol Iqbal Aqudusy, dari laporan awal ledakan berasal dari sebuah paket dalam wadah kardus coklat yang mengakibatkan seorang polisi bernama Bripka Dirgantara Pradipta terluka. | Foto: ANTARA/Maulana Surya

REPUBLIKA.CO.ID, SOLO -- Akibat ledakan di daerah asrama polisi Grogol Indah Solo Baru, Grogol, Sukoharjo, Ahad (26/9/2022) petang, salah satu anggota Polresta Solo Bripka Dirgantara Pradipta (35) mengalami luka bakar sebesar 70 persen di tubuh bagian bawah.

PLt Kapolresta Solo, Kombes Pol Alfian Nurrizal mengatakan selain luka bakar di bagian tubuh bawahnya, kaki kiri korban juga diduga mengalami patah tulang.

"Kita sampaikan anggota kami mengalami luka bakar. Sekarang sedang ditangani secara intensif di RS Moewardi, Jebres. Saat ini korban masih di ruang intensif ICU dan observasi dari dokter itu kemungkinan patah tulang," kata Alfian, Senin (26/9/2022).

Selain itu, Alfian mengungkapkan korban telah diberi anestesi untuk meringankan rasa sakitnya selama perawatan berlangsung.  "Selain itu, untuk mengurangi rasa sakitnya oleh pihak kedokteran dianestesi untuk mengurangi rasa sakitnya observasi dari rumah sakit atau dari dokter Moewardi," terangnya.

Karena korban mengalami luka bakar dan tidak sadarkan diri, hingga saat ini yang bersangkutan tidak bisa dimintai keterangan. Oleh karena itu pihaknya akan menunggu korban siuman terlebih dahulu. "Kita tidak bisa mengetahui secara utuh (kejadiannya bagaimana) karena sedang mengalami luka bakar sehingga kita tidak bisa mendapatkan keterangan," jelasnya.

Alfian mengatakan, kemungkinan korban membawa bahan petasan tersebut ketika gedung Polresta Solo sedang dibangun. Sehingga korban mengamankan barang bukti terlebih dulu di rumahnya.  "Nah itu lebih jelasnya nanti kita akan minta keterangan dari korban yang sudah sehat wal Afiat. Saya mohon doanya," katanya.

Terkait penerima paket berisi bubuk hitam dengan inisial ANH asal Klaten, Alfian mengatakan hal itu akan ditangani langsung oleh Polda Jawa Tengah. Sedangkan status ANH apakah akan ditahan atau tidak ia belum bisa memberi kepastian.

"Nanti kita tanyakan ke Kabid Humas (terkait status ANH). Hal itu tentunya sudah ditangani oleh pihak Jawa tengah, sudah dilakukan penyelidikan juga. (Soal penahanan) saya tidak tahu karena semua ditangani oleh pihak Polda," katanya.

 

Terkait


Begini Kondisi Korban Ledakan di Asrama Brimob Sukoharjo

Polda Masih Dalami Ledakan di Asrama Polisi Sukoharjo

Ledakan Tambang Emas di Burkina Faso Tewaskan 60 Orang

Belerang dan Bahan Petasan Diduga Penyebab Ledakan di Grobogan

Ledakan di Grobogan Akibatkan Satu Korban Luka

Republika Digital Ecosystem

Kontak Info

Republika Perwakilan DIY, Jawa Tengah & Jawa Timur. Jalan Perahu nomor 4 Kotabaru, Yogyakarta

Phone: +6274566028 (redaksi), +6274544972 (iklan & sirkulasi) , +6274541582 (fax),+628133426333 (layanan pelanggan)

yogya@republika.co.id

Ikuti

× Image
Light Dark