Jogja Tempo Doeloe Tahun 1974 Bakal Dipamerkan

Rep: Silvy Dian Setiawan/ Red: Fernan Rahadi

Pengunjung melihat koleksi pameran Abhinaya Karya 2022, Jejak Pengetahuan Nusantara di Museum Sonobudoyo, Yogyakarta, Kamis (29/9/2022). Pada pameran ini pengunjung dapat melihat peralihan medium untuk mengabadikan ilmu pengetahuan dari abad ke abad secara lengkap. Berbagai macam koleksi berupa lontar, prasasti, atau perunggu yang berisi macam catatan seputar gaya hidup, kesehatan, atau politik dipajang lengkap dengan alih aksaranya. Pameran ini diharapkan menjadi titik balik masyarakat masa kini untuk menengok ide-ide munculnya ilmu pengetahuan masyarakat nusantara tempo dulu.
Pengunjung melihat koleksi pameran Abhinaya Karya 2022, Jejak Pengetahuan Nusantara di Museum Sonobudoyo, Yogyakarta, Kamis (29/9/2022). Pada pameran ini pengunjung dapat melihat peralihan medium untuk mengabadikan ilmu pengetahuan dari abad ke abad secara lengkap. Berbagai macam koleksi berupa lontar, prasasti, atau perunggu yang berisi macam catatan seputar gaya hidup, kesehatan, atau politik dipajang lengkap dengan alih aksaranya. Pameran ini diharapkan menjadi titik balik masyarakat masa kini untuk menengok ide-ide munculnya ilmu pengetahuan masyarakat nusantara tempo dulu. | Foto: Republika/Wihdan Hidayat

REPUBLIKA.CO.ID, YOGYAKARTA -- Dinas Perpustakaan dan Kearsipan Kota Yogyakarta akan memamerkan arsip foto sejarah Yogyakarta. Mengusung  'Jogja Tempo Doeloe', pameran tersebut digelar sebagai salah satu rangkaian dari HUT ke-266 Kota Yogyakarta.

Pameran foto Jogja Tempo Doeloe ini dilaksanakan selama empat hari, mulai 6-9 Oktober 2022. Digelar di QT Square, ada puluhan foto yang rencananya akan dipamerkan.

Plt Kepala Bidang Pengelolaan dan Pengembangan Kearsipan, Dinas Perpustakaan dan Kearsipan Kota Yogyakarta, Eko Budi Baskoro mengatakan, foto yang dipamerkan yakni yang diambil di tahun 1974. Foto-foto yang dipamerkan seputar kondisi Malioboro zaman dulu.

"Kita akan memajang beberapa foto koleksi dari kami, terutama di rentang tahun 1974, terkait waktu itu ada pemeliharaan di seputaran Malioboro, seperti trotoar dan taman," kata Eko di Kompleks Balai Kota Yogyakarta, Kamis (29/9/2022).

Eko menyebut, persiapan untuk memamerkan foto kondisi Malioboro zaman dulu ini sudah dilakukan. Pihaknya membutuhkan waktu yang cukup lama mengingat foto tersebut sudah berusia puluhan tahun.

"Untuk menampilkan foto yang terlalu banyak butuh waktu karena foto jaman dulu perlu diolah dan butuh waktu untuk mendeskripsikan kegiatan di foto tersebut. Kesiapan kita di pelaksanaan insya Allah sudah siap dengan beberapa foto yang akan kita pamerkan," ujar Eko.

Arsiparis Dinas Perpustakaan dan Kearsipan Kota Yogyakarta, Sugeng Purnomo mengatakan, setidaknya ada 35 foto yang akan dipamerkan. 20 foto sudah dialihmediakan untuk dapat dipamerkan nantinya.

"Jadi 35 foto ditampilkan, 20 sudah kita scan dan 15 foto dari hasil pameran di 2021," kata Sugeng.

Sugeng juga menjelaskan, foto yang dipamerkan yakni berfokus pada kondisi Malioboro di tahun 1974. Meskipun, ada beberapa foto lainnya yang akan dipamerkan, namun tetap berkaitan dengan Malioboro.

"Jika space-nya banyak, maka insya Allah akan kita perbanyak, cenderung (yang dipamerkan) Malioboro karena sudah jadi icon dari dulu. Orang lebih banyak mendokumentasikan Malioboro," ujar Sugeng.

BACA JUGA: Ikuti News Analysis News Analysis Isu-Isu Terkini Perspektif Republika.co.id, Klik di Sini
 

Terkait


Menikmati Panorama 360 Jogja Tempo Doeloe Melalui Kacamata VR

Republika Digital Ecosystem

Kontak Info

Republika Perwakilan DIY, Jawa Tengah & Jawa Timur. Jalan Perahu nomor 4 Kotabaru, Yogyakarta

Phone: +6274566028 (redaksi), +6274544972 (iklan & sirkulasi) , +6274541582 (fax),+628133426333 (layanan pelanggan)

yogya@republika.co.id

Ikuti

× Image
Light Dark