Australia Harapkan Perdalam Hubungan Ekonomi pada KTT B20 di Bali

Red: Fernan Rahadi

Menteri Pariwisata dan Ekonomi Kreatif Sandiaga Salahuddin Uno (tengah) berbincang dengan Asisten Menteri Manufaktur dan Asisten Menteri Perdagangan Australia Tim Ayres (kedua kiri) dan Duta Besar Australia untuk Indonesia Penny Williams PSM (kiri) saat peringatan World Tourism Day di Nusa Dua, Badung, Bali, Selasa (27/9/2022). Puncak perayaan Hari Pariwisata Dunia 2022 yang mengambil tema Rethinking Tourism itu diselenggarakan di Bali dan dihadiri oleh sejumlah menteri pariwisata serta pemangku kepentingan di sektor pariwisata dari berbagai negara.
Menteri Pariwisata dan Ekonomi Kreatif Sandiaga Salahuddin Uno (tengah) berbincang dengan Asisten Menteri Manufaktur dan Asisten Menteri Perdagangan Australia Tim Ayres (kedua kiri) dan Duta Besar Australia untuk Indonesia Penny Williams PSM (kiri) saat peringatan World Tourism Day di Nusa Dua, Badung, Bali, Selasa (27/9/2022). Puncak perayaan Hari Pariwisata Dunia 2022 yang mengambil tema Rethinking Tourism itu diselenggarakan di Bali dan dihadiri oleh sejumlah menteri pariwisata serta pemangku kepentingan di sektor pariwisata dari berbagai negara. | Foto: ANTARA/Fikri Yusuf

REPUBLIKA.CO.ID, JAKARTA -- Duta Besar Australia untuk Indonesia Penny Williams menjadi tuan rumah resepsi penyambutan Delegasi B20 Kamar Dagang dan Industri Indonesia (Kadin) di Jakarta pada Jumat 30 September 2022 lalu setelah kunjungan mereka baru-baru ini ke Australia.

Selama resepsi, Duta Besar Williams mendengar dari para delegasi B20 tentang wawasan yang diperoleh dan hubungan penting yang terjalin selama mereka berada di Australia, dan mendiskusikan bagaimana hal ini akan berkontribusi pada hasil B20 selama presidensi Indonesia di G20.

"KTT B20 dan G20 pada bulan November memberikan kesempatan penting untuk memperdalam hubungan ekonomi antara Australia dan Indonesia sesuai dengan visi G20 Indonesia yaitu Recover Together, Recover Stronger," kata Dubes Williams dalam siaran pers, Selasa (4/10/2022).

"Saya berharap kunjungan delegasi B20 ke Australia memberikan peluang baru untuk investasi dan kolaborasi antara bisnis di kedua negara kita," tuturnya menambahkan.

Dalam kunjungannya ke Canberra, Sydney, Melbourne, dan Perth pada akhir Agustus, delegasi B20 bertemu dengan bisnis dan lembaga pemerintah terkemuka Australia untuk memperluas pengetahuan mereka tentang sektor bisnis Australia dan mendiskusikan peluang untuk kolaborasi di masa depan.

Bisnis 20 (B20) adalah forum dialog resmi G20 dengan komunitas bisnis global. KTT B20 akan diadakan pada 13-14 November di Bali dan diharapkan menarik hingga 2.000 pemimpin bisnis dan peserta dari seluruh dunia.

BACA JUGA: Ikuti Serial Sejarah dan Peradaban Islam di Islam Digest , Klik di Sini
 

Terkait


Indonesia-Rusia Tingkatkan Kerja Sama Bilateral

Indonesia-Jepang Perkuat Kerja Sama Bilateral

Turki dan AS Berupaya Tingkatkan Hubungan Bilateral

Adanya Kompetisi AS dan China Dapat Batasi Agenda Indonesia di G20

Indonesia-Swedia Jajaki Kemitraan untuk Capai Agenda 2030

Republika Digital Ecosystem

Kontak Info

Republika Perwakilan DIY, Jawa Tengah & Jawa Timur. Jalan Perahu nomor 4 Kotabaru, Yogyakarta

Phone: +6274566028 (redaksi), +6274544972 (iklan & sirkulasi) , +6274541582 (fax),+628133426333 (layanan pelanggan)

yogya@republika.co.id

Ikuti

× Image
Light Dark