Soal Parkir, Dishub Minta Panitia Penerima Muktamar Koordinasi Lintas Daerah

Rep: C02/ Red: Muhammad Fakhruddin

Soal Parkir, Dishub Minta Panitia Penerima Muktamar Koordinasi Lintas Daerah. Gedung Edutorium Universitas Muhammadiyah Surakarta (UMS).
Soal Parkir, Dishub Minta Panitia Penerima Muktamar Koordinasi Lintas Daerah. Gedung Edutorium Universitas Muhammadiyah Surakarta (UMS). | Foto: Humas UMS

REPUBLIKA.CO.ID,SOLO -– Dinas Perhubungan (Dishub) Kota Solo meminta pihak panitia penerima Muktamar Muhammadiyah dan Aisyiyah ke-48 untuk koordinasi dengan daerah lain terkait ketersediaan parkir para penggembira.

Kadishub Kota Solo, Taufiq Muhammad meminta kepada pihak panitia penerima untuk segera berkolaborasi dengan daerah lain yang akan digunakan sebagai kantong parkir. Pasalnya, dengan jumlah penggembira yang mencapai jutaan Kota Solo akan kekurangan tempat untuk menampungnya.

"Saya minta juga karena ini kan tidak bisa kalau hanya Kota Solo, ini kan harus kolaborasi antara Sukoharjo dan Karanganyar misalnya. Artinya kemarin kalau bisa kita minta ke panitia agar kendaraan penggembira itu agar tidak masuk Solo semuanya," kata Taufiq ketika dihubungi, Rabu (5/10/2022).

Namun, Taufiq menjelaskan bahwa pihaknya sangat siap untuk mendukung berlangsungnya muktamar secara akomodasi. Mulai dari penyediaan kantong-kantor parkir hingga akomodasi perjalanan.

Baca Juga

"Termasuk terminal Tirtonadi itu nanti akan kami siapkan juga untuk mendukung itu. Kami juga menyediakan 8 bus milik dishub termasuk double decker kami untuk menyiagakan shuttle sebagai akomodasi," terangnya. 

Sebelumnya, pihak panitia menjelaskan bahwa akan ada 10 ribu bus yang merapat ke Kota Solo. Sedangkan metode penerimaan hingga mekanisme lalu lintasnya masih dalam tahap pembahasan dengan dinas terkait. Mengingat kantong parkir yang ada di Solo tidak mencukupi untuk menampung keseluruhan bus tersebut.

"Sistemnya nanti akan digunakan drop jadi yang sedang kita bicarakan serius ya dengan dinas terkait dengan TNI polri kaitanya dengan bagaimana mengatur parkirnya. Sedangkan untuk finalisasi bagaimana masih dalam pembahasan. Saya kira terbatas (tempat parkir) dan tidak bisa menampung semuanya," kata sekretaris panitia penerima muktamar Bambang Sukoco. 

Bambang menjelaskan bahwa kedatangan ribuan bus tersebut diperkirakan dari data yang sudah dikonfirmasi panitia maupun yang belum. Pasalnya, kebanyakan penggembira tidak semua terkoordinir, beda dengan peserta yang di bawah tanggung jawab panitia.

"Baik yang datang konfirmasi terdata maupun yang personal karena banyak sekali warga perserikatan yang konfirmasi hadir Itu keluarga, kemudian hanya terbatas yang kita koordinir (peserta)," pungkasnya.

 

Terkait


Tabligh Akbar Muktamar Dihadiri 100 Ribu Jamaah dan Ustadz Adi Hidayat

Aisyiyah Ingatkan Pentingnya Patuhi Prokes Saat Muktamar Muhammadiyah

Demi Sukseskan Muktamar ke-48 Muhammadiyah, Protokoler Siapkan 130 Personel

Prof Din Syamsuddin: Tema Muktamar Muhammadiyah Relevan dan Mendesak

Din Syamsuddin: Muktamar Perlu Perjelas Wawasan Islam Berkemajuan

Republika Digital Ecosystem

Kontak Info

Republika Perwakilan DIY, Jawa Tengah & Jawa Timur. Jalan Perahu nomor 4 Kotabaru, Yogyakarta

Phone: +6274566028 (redaksi), +6274544972 (iklan & sirkulasi) , +6274541582 (fax),+628133426333 (layanan pelanggan)

yogya@republika.co.id

Ikuti

× Image
Light Dark