Polri Bantah Amankan Aremania yang Unggah Kondisi Tragedi Kanjuruhan

Rep: Wilda Fizriyani/ Red: Muhammad Fakhruddin

Sejumlah suporter Arema FC (Aremania) menyalakan lilin sebelum mengikuti doa bersama di depan patung singa Stadion Kanjuruhan, Malang, Jawa Timur, Selasa (4/10/2022). Doa bersama untuk para korban tragedi Kanjuruhan pada hari ke-3 tersebut semakin banyak diikuti warga setempat maupun suporter Arema FC dari berbagai daerah.
Sejumlah suporter Arema FC (Aremania) menyalakan lilin sebelum mengikuti doa bersama di depan patung singa Stadion Kanjuruhan, Malang, Jawa Timur, Selasa (4/10/2022). Doa bersama untuk para korban tragedi Kanjuruhan pada hari ke-3 tersebut semakin banyak diikuti warga setempat maupun suporter Arema FC dari berbagai daerah. | Foto: ANTARA/Ari Bowo Sucipto

REPUBLIKA.CO.ID,MALANG -- Sebuah unggahan viral di media sosial selama beberapa waktu terakhir. Pasalnya, terdapat laporan seorang Aremania sekaligus pengunggah video kondisi tragedi Kanjuruhan telah diamankan oleh kepolisian.

Kadiv Humas Polri, Irjen Pol Dedi Prasetyo mengatakan, telah menanyakan hal tersebut kepada tim dan Kapolda Jawa Timur (Jatim). Hasilnya, tidak ada pengamanan terhadap Aremania yang juga pengunggah video kondisi tragedi Kanjuruhan.

Menurut Dedi, hal yang dia sebutkan sudah melalui proses analisa dan pendalaman oleh tim. "Dan itu salah satu alat bukti penunjuk yang menjadi bahah penyidikan maupun analisa tim penyidik," ucap Dedi kepada wartawan di Mapolres Malang, Rabu (5/10/2022) malam.

Sebagai informasi, tim investigasi telah melaksanakan rapat yang dipimpin oleh Kapolri. Pada rapat tersebut, tim investigasi melaporkan sejumlah progres yang sudah dicapai. Salah satunya, tim sudah melakukan pemeriksaan terhadap 31 anggota Polri yang terlibat dalam proses pengamanan tragedi Kanjuruhan.

Baca Juga

Total setidaknya ada 35 saksi yang telah dimintai keterangan. Dari jumlah tersebut, 31 di antaranya anggota Polri dan lainnya dari pihak eksternal. "Saksi eksternal, menurut Kapolri, masih ada beberapa hal yang perlu didalami," ucapnya.

Seperti diketahui, tragedi Kanjuruhan telah menyebabkan ratusan orang meninggal dunia. Sebagian besar korban meninggal merupakan Aremania sedangkan dua orang dari kepolisian. Selain itu, juga dilaporkan ada ratusan Aremania yang mengalami luka-luka, baik ringan, sedang maupun berat.

 

BACA JUGA: Ikuti News Analysis News Analysis Isu-Isu Terkini Perspektif Republika.co.id, Klik di Sini
 

Terkait


Persib dan Bobotoh Doa Bersama untuk Korban Tragedi Kanjuruhan

Polri Sudah Dalami Rekaman CCTV di Stadion Kanjuruhan

Beri Perlindungan untuk Anak dengan Area Khusus di Stadion

Polri Dalami Rekaman CCTV Tragedi Kanjuruhan

Melihat Tragedi Kanjuruhan dari Sisi Psikologi

Republika Digital Ecosystem

Kontak Info

Republika Perwakilan DIY, Jawa Tengah & Jawa Timur. Jalan Perahu nomor 4 Kotabaru, Yogyakarta

Phone: +6274566028 (redaksi), +6274544972 (iklan & sirkulasi) , +6274541582 (fax),+628133426333 (layanan pelanggan)

yogya@republika.co.id

Ikuti

× Image
Light Dark