Pemkot Madiun Cairkan BLT BBM Daerah dan DID untuk 8.883 KPM

Red: Muhammad Fakhruddin

Pemkot Madiun Cairkan BLT BBM Daerah dan DID untuk 8.883 KPM (ilustrasi).
Pemkot Madiun Cairkan BLT BBM Daerah dan DID untuk 8.883 KPM (ilustrasi). | Foto: Republika/Prayogi

REPUBLIKA.CO.ID,MADIUN -- Pemerintah Kota (Pemkot) Madiun, Jawa Timur, mencairkan Bantuan Langsung Tunai (BLT) Dampak Kenaikan Harga Bahan Bakar Minyak (BBM) Daerah dan BLT BBM Dana Insentif Daerah (DID) untuk 8.883 keluarga penerima manfaat (KPM).

Kepala Bidang Sosial Dinas Sosial Pemberdayaan Perempuan dan Perlindungan Anak (Dinsos PPPA) Kota Madiun Rita Susanti mengatakan dari jumlah 8.883 KPM tersebut, terinci sebanyak 5.636 KPM merupakan sasaran BLT BBM Daerah dan sebanyak 3.247 KPM merupakan sasaran BLT BBM DID.

"Pencairan BLT untuk ribuan KPM itu dimulai, Senin (21/11) ini hingga Kamis (24/11) mendatang. Pencairan berlangsung di sejumlah kelurahan yang sudah ditentukan. Seperti di Kelurahan Kejuron untuk wilayah Kecamatan Taman," ujar Rita Susanti di Madiun, Senin (21/11/2022).

Menurut dia, setiap penerima mendapatkan Rp150 ribu per bulan selama empat bulan. Yakni, September sampai Desember. Pencairan dilakukan dua kali. Pencarian kali pertama ini untuk jatah September-Oktober. Sedang, November-Desember akan diberikan berikutnya.

Baca Juga

Rita menyebut KPM tersebut sudah dipastikan masuk dalam Data Terpadu Kesejahteraan Sosial (DTKS). Selain itu juga sudah dilakukan verifikasi dan validasi serta pengecekan. Hal itu dilakukan agar tidak ada penerima yang mendapat lebih dari satu program bantuan.

"Ada banyak program BLT, tentunya yang mendapat bantuan program ini berbeda dengan BLT yang lain. Sudah kita lakukan cek silang," kata dia.

Ia menjelaskan ada empat jenis program BLT di Kota Madiun. Ada BLT pusat, BLTD reguler, BLT BBM Daerah, dan BLT BBM DID. Dari keempat jenis BLT itu setidaknya sudah membantu sekitar 27 ribu warga terdampak kenaikan BBM yang masuk dalam Data Terpadu Kesejahteraan Sosial (DTKS).

Adapun, BLT dari pemerintah pusat melalui kementerian terkait sudah lebih dulu disalurkan. Namun, untuk jatah November-Desember juga masih menunggu kelanjutan.

Selain itu, di Kota Madiun juga ada BLTD reguler. Artinya, BLTD yang sudah berjalan rutin. Untuk jatah September-Oktober juga sudah disalurkan. Jumlah KPM-nya 2.834 penerima.

Pemkot Madiun memastikan penerima setiap program BLT merupakan orang yang berbeda. Penerima memang harus masuk dalam DTKS yang sudah penetapan pusat.

Sisi lain, usulan DTKS baru terus bermunculan. Usulan yang belum mendapat penetapan pusat harus bersabar dan akan diikutkan program bantuan selanjutnya.

sumber : Antara
BACA JUGA: Ikuti News Analysis News Analysis Isu-Isu Terkini Perspektif Republika.co.id, Klik di Sini
 

Terkait


BISA MIPA Goes to School Ciptakan Suasana Belajar Jadi Seru dan Menyenangkan

Guru se-Kabupaten Cianjur Akui Rasakan Manfaat dari Pelatihan MNR

Ratusan Guru Muhammadiyah se-DKI Jakarta Ikuti Pelatihan Suprarasional

Workshop Suprarasional Premium Class Sukses Menyita Perhatian

Strategi Sukses Membimbing Siswa Berprestasi di Sekolah

Republika Digital Ecosystem

Kontak Info

Republika Perwakilan DIY, Jawa Tengah & Jawa Timur. Jalan Perahu nomor 4 Kotabaru, Yogyakarta

Phone: +6274566028 (redaksi), +6274544972 (iklan & sirkulasi) , +6274541582 (fax),+628133426333 (layanan pelanggan)

[email protected]

Ikuti

× Image
Light Dark