Laksmita Diharapkan Tingkatkan Kunjungan Wisatawan di Yogyakarta di 2023

Rep: Silvy Dian Setiawan/ Red: Yusuf Assidiq

Kawasan Tugu Pal Putih Yogyakarta.
Kawasan Tugu Pal Putih Yogyakarta. | Foto: Wihdan Hidayat / Republika

REPUBLIKA.CO.ID, YOGYAKARTA -- Launching Kalender Semarak Event Pariwisata Yogyakarta (Laksmita) yang digelar pada 25 November 2022 nanti diharapkan dapat meningkatkan kunjungan wisatawan di Kota Yogyakarta pada 2023. Pasalnya, pada pelaksanaan Laksmita ini diluncurkan 60 event pariwisata Kota Yogyakarta selama 2023.

"Banyaknya penyelenggaraan event di Kota Yogyakarta (selama 2023 yang diluncurkan lewat Laksmita) dapat meningkatkan kunjungan wisatawan, termasuk lama tinggal wisatawan dan belanja wisatawan di Kota Yogyakarta," kata Kepala Bidang Pemasaran Pariwisata Dinas Pariwisata (Dispar) Kota Yogyakarta, Andrini Wiramawati, di kompleks Balai Kota Yogyakarta, Rabu (23/11/2022).

Diharapkan, dengan adanya informasi event pariwisata 2023 yang diluncurkan sejak 2022 ini melalui Laksmita, lebih meningkatkan kunjungan wisatawan di 2023 mendatang. Andrini mengatakan, jumlah kunjungan wisatawan di 2022 hingga Oktober sudah mencapai 5,8 juta orang.

Angka tersebut sudah jauh melebihi target, yang mana pihaknya menargetkan jumlah kunjungan di 2022 ini sebesar dua juta orang. Melihat tren ini, diharapkan kunjungan wisatawan ke depannya terus meningkat, dan turut berdampak pada lama tinggal wisatawan dan belanja wisatawan.

"Lama tinggal wisatawan target kita 1,7 hari, dan sampai Oktober (2022) 1,77 hari. Belanja wisatawan target 2022 ini Rp 1,6 juta, namun sampai Oktober rata-rata tiap orang itu menghabiskan Rp 1,95 juta," ujar Andrini.

Terkait dengan Laksmita sendiri, ada 12 event unggulan yang diambil dari 60 event untuk ditampilkan cuplikannya pada 25 November 2022. Cuplikan 12 event unggulan itu nantinya akan diperagakan oleh seniman dari Kota Yogyakarta.

Laksmita ini juga diharapkan menjadi salah satu event pariwisata yang masuk dalam calender of event Kementerian Pariwisata dan Ekonomi Kreatif (Kemenparekraf), yang dinamakan Kharisma Event Nusantara (KEN). Event pariwisata di Kota Yogyakarta yang sudah masuk dalam KEN sendiri yakni Wayang Jogja Night Carnival (WJNC).

Pada WJCN 2022 yang digelar Oktober kemarin, jumlah penonton sendiri mencapai lebih dari 30 ribu orang. Untuk itu, dalam penyelenggaraan Laksmita nantinya juga diharapkan dihadiri oleh puluhan ribu penonton seperti WJNC. "Setidaknya (minimal) 25 persen dari (jumlah penonton) WJNC yang hadir (di Laksmita)," jelasnya.

Sementara itu, Kepala Dispar Kota Yogyakarta, Wahyu Hendratmoko menegaskan, Laksmita menjadi penanda diluncurkannya calender of event 2023 Kota Yogyakarta.

"Disampaikan (event-event pariwisata lewat Laksmita) sekarang (di November 2022), agar wisatawan bisa memilah-milah dan mengalokasikan anggarannya untuk bisa berwisata ke Yogya di 2023," kata Wahyu.

Ia juga berharap agar Laksmita ini menjadi event tahunan yang dilaksanakan secara kontinu. Dengan begitu, juga diharapkan dapat masuk dalam calender of event nasional karena (penanda diluncurkan) event dari Januari sampai November," tambah Wahyu.

 

Terkait


Ada Larangan Mudik, Dispar Yogya Fokus Wisatawan Lokal

Usaha Akomodasi Wisata Ajukan Assessment Protokol Kesehatan

Siap-Siap Melancong, Yogyakarta Gelar Festival Malioboro

Republika Digital Ecosystem

Kontak Info

Republika Perwakilan DIY, Jawa Tengah & Jawa Timur. Jalan Perahu nomor 4 Kotabaru, Yogyakarta

Phone: +6274566028 (redaksi), +6274544972 (iklan & sirkulasi) , +6274541582 (fax),+628133426333 (layanan pelanggan)

yogya@republika.co.id

Ikuti

× Image
Light Dark