Inovasi Totalitas Besti Sleman Tekan Kematian Bayi dan Ibu Hamil

Rep: Febrianto Adi Saputro/ Red: Yusuf Assidiq

Kantor Pemkab Sleman, DIY.
Kantor Pemkab Sleman, DIY. | Foto: Wahyu Suryana.

REPUBLIKA.CO.ID, SLEMAN -- Pemerintah Kabupaten Sleman, DIY, meluncurkan inovasi Tolong Tangani  dan Fasilitasi Bumil dan Balita dari Risiko Tinggi (Totalitas Besti) di momen peringatan Hari Kesehatan Nasional ke-68. Kepala Dinas Kesehatan Sleman Cahya Purnama mengatakan inovasi tersebut bertujuan untuk mencegah risiko kematian pada bayi dan ibu hamil.

 

"Kita anggap bahwa bumil, balita itu adalah orang yang sehat itu harus kita jaga supaya tidak jatuh di dalam resiko tinggi. Ini gerakannya adalah gerakan yang sudah ada di puskesmas," kata Cahya di Grha Sarina Vidi, Sleman.

 

Cahya menjelaskan inovasi Totalitas Besti merupakan gerakan yang sifatnya bottom-up. Inovasi tersebut muncul lantaran tingginya angka kematian ibu (AKI) di Sleman pada pandemi covid 2021 kemarin.

 

"Kalau di Sleman saat ini delapan kasus per 2022 sampai bulan ini. Tahun 2021 kemarin  45 (kasus)," ujarnya.

 

Dikatakan risiko kematian pada ibu hamil disebabkan berbagai faktor. Salah satunya yaitu pendarahan dan kekurangan energi  kronis yang bisa menimbulkan persalinan yang bermasalah dan bisa mengancam jiwa ibu dan bayinya.

 

"Karena kekurangan energi kronis tadi, mulai dari hamil itu kurang diperhatikan faktor asupan makanannya," kata dia.

 

Selain menekan angka kematian bayi dan ibu hamil, Dinas Kesehatan Sleman juga menekan angka stunting. Diketahui prevalensi angka balita stunting di Sleman pada 2022 di angka 6,88 persen. Pemkab Sleman menargetkan prevalensi balita stunting pada 2024 di angka tiga persen.

 

"Stunting kita ditarget untuk bisa turun drastis yaitu suatu target yang cukup berat bagi kami tapi akan kita coba nanti," tegasnya.

 

Bupati Sleman, Kustini Sri Purnomo, menyambut baik peluncuran inovasi Totalitas Besti. Ia mengatakan Totalitas Besti merupakan upaya Pemkab Sleman dalam menurunkan angka kematian ibu, bayi, serta menurunkan stunting.

 

"Dengan totalitas bersama-sama insya Allah harapan saya untuk tahun 2024 stunting di Sleman bisa turun tiga persen. Sehingga Totalitas Besti ini dengan tadi dilaunching masyarakat bagaimana bisa mengakses dan langsung semua bergerak," ungkap bupati.

BACA JUGA: Update Berita-Berita Politik Perspektif Republika.co.id, Klik di Sini
 

Terkait


Tekan Produksi Sampah, Pemkab Sleman Gelorakan Gerakan Pilah Sampah

Pemkab Sleman Upayakan Kegiatan Positif Cegah Tindakan Kekerasan Anak di Jalanan

Sleman Raih Peringkat Pertama 'Digital Economy Literacy Index'

Peringatan HUT ke-51, Bupati Dorong Korpri Sleman Lebih Inovatif 

Kampung Siaga Bencana, Upaya Pemkab Sleman Edukasi Masyarakat Hadapi Bencana

Republika Digital Ecosystem

Kontak Info

Republika Perwakilan DIY, Jawa Tengah & Jawa Timur. Jalan Perahu nomor 4 Kotabaru, Yogyakarta

Phone: +6274566028 (redaksi), +6274544972 (iklan & sirkulasi) , +6274541582 (fax),+628133426333 (layanan pelanggan)

[email protected]

Ikuti

× Image
Light Dark