Ahad 01 Jan 2023 16:55 WIB

Anggaran 2023 Purbalingga Fokus Pemulihan Ekonomi

Kemampuan anggaran Pemkab Purbalingga di 2023 mengalami penurunan.

Rep: Idealisa Masyrafina/ Red: Yusuf Assidiq
Bupati Purbalingga Dyah Hayuning Pratiwi.
Foto: Pemkab Purbalingga
Bupati Purbalingga Dyah Hayuning Pratiwi.

REPUBLIKA.CO.ID, PURBALINGGA -  Pemkab Purbalingga mengungkapkan gambaran rencana program kerja di 2023. Menurut Bupati Purbalingga Dyah Hayuning Pratiwi, arah kebijakan pembangunan pada 2023 tidak jauh berbeda dengan 2022.

"Arah kebijakan pembangunan pada 2023 tidak jauh berbeda dengan 2022, mengingat kita masih berjuang pemulihan ekonomi karena ini merupakan program prioritas pemerintah pusat," kata Bupati Tiwi, Ahad (1/1/2023).

Ia mengungkapkan, kemampuan anggaran Pemkab Purbalingga di  2023 mengalami penurunan dibanding 2022. Sebab mulai tahun ini, pemkab mulai mencadangkan anggaran untuk penyelenggaraan Pilkada 2024 yang tidak sedikit.

"Menurut hitungan KPU dan Bawaslu ini mungkin dua kali lipat daripada Pilkada 2020. Jadi mungkin gerak fiskal kita jadi lebih terbatas,"  ujarnya.

Oleh karena itu, bupati akan semakin menekan skala prioritas terhadap kegiatan di APBD 2023. Di samping itu, pemkab pada 2023 juga masih berjuang mengentaskan kemiskinan ekstrim yang juga memprioritaskan pemerintah pusat.

"Kaitan juga dengan infrastruktur, memang kita tidak bisa maksimal. Bicara 2023, kita tidak diberikan anggaran Dana Alokasi Khusus (DAK) infrastruktur dari pemerintah pusat, hanya empat jenis DAK yaitu terkait pendidikan, kesehatan, air bersih, dan sanitasi," kata dia menegaskan.

Mengingat hal tersebut, maka kemampuan APBD yang ada akan digunakan untuk meningkatkan sarana dan prasarana. Khususnya infrastruktur dasar jalan.

"Berbagai masukan di pemerintah daerah kan ini kaitan masalah infrastruktur jalan. Tentunya secara bertahap 2023 dan 2024 akan kita fokuskan untuk permasalahan tersebut," ujarnya.

Advertisement
Berita Lainnya
Advertisement
Terpopuler
1
Advertisement
Advertisement