Selasa 10 Jan 2023 18:49 WIB

Puluhan Mahasiswa DIY Asal Cianjur Diberikan Bantuan untuk Delapan Bulan

Total bantuan mencapai Rp 315 juta.

Rep: Silvy Dian Setiawan/ Red: Fernan Rahadi
Ilustrasi Bansos
Foto: Republika/Mardiah
Ilustrasi Bansos

REPUBLIKA.CO.ID, YOGYAKARTA -- Pemerintah Daerah (Pemda) DIY memberikan bantuan kepada puluhan mahasiswa asal Cianjur, Jawa Barat yang terdampak gempa bumi. Bantuan tersebut berupa biaya hidup yang diberikan untuk delapan bulan ke depan.

Gubernur DIY, Sri Sultan Hamengku Buwono X mengatakan, bantuan disalurkan tiap bulannya kepada mahasiswa DIY asal Cianjur. Total bantuan mencapai Rp 315 juta.

Sultan berharap, melalui bantuan ini dapat meringankan beban para mahasiswa asal Cianjur selama menempuh pendidikan di DIY. Setidaknya, ada 63 mahasiswa DIY asal Cianjur yang mendapatkan bantuan.

"Jadi ini kami membantu hanya untuk living cost. Bantuan ini diberikan by name by address, jadi nanti silakan diambil setiap bulannya selama delapan bulan. Kalau ada masalah, silahkan bisa dikomunikasikan dengan Dinas Sosial DIY," kata Sultan di Komplek Kepatihan, Yogyakarta, Selasa (10/1/2023).

Sultan menyebut, pihaknya juga sudah memberikan surat kepada perguruan tinggi, tempat mahasiswa yang menerima bantuan menempuh pendidikan. Surat diberikan sebagai imbauan agar pihak kampus dapat meringankan beban biaya kuliah mahasiswa tersebut.

"Kami juga sudah komunikasikan (keringanan biaya kuliah) dengan pihak kampus dari masing-masing mahasiswa. Jadi tolong nanti dikonfirmasikan dengan pihak kampus," ujar Sultan.

Menurut Sultan, sudah ada satu mahasiswa yang dibebaskan dari biaya kuliah selama satu semester oleh pihak kampus. Untuk itu, ia juga berharap agar mahasiswa khususnya yang terdampak bencana gempa di Cianjur dapat lulus dengan baik tanpa putus kuliah karena keterbatasan biaya.

"Harapan saya adik-adik semua bisa tenang untuk menyelesaikan pendidikannya, karena pasti datang ke Yogya untuk sekolah. Jangan sampai DO (drop out), harus selesai karena untuk masa depan anda sendiri," jelasnya.

Ketua Perhimpunan Mahasiswa Cianjur di DIY, Rifqi Nugraha mengatakan, sejak awal Dinsos DIY telah meminta data mahasiswa asal Cianjur yang tengah berkuliah di DIY. Lebih dari 100 mahasiswa asal Cianjur yang didata, namun diseleksi kembali sebagai penerima bantuan.

"Dari pihak Dinas Sosial juga melakukan cross check secara langsung satu per satu mahasiswa calon penerima, dan terpilihlah 63 mahasiswa, termasuk saya. Rata-rata mahasiswa penerima bantuan ini memang keluarganya menjadi korban terdampak yang paling parah," kata Rifqi.

Advertisement
Berita Lainnya
Advertisement
Terpopuler
1
Advertisement
Advertisement