Selasa 24 Jan 2023 18:56 WIB

993 Panitia Pemungutan Suara Banyumas Dilantik, Diminta Jaga Integritas

Ada tiga tugas awal yang harus segera dilakukan.

Rep: Idealisa Masyrafina/ Red: Yusuf Assidiq
Petugas Panitia Pemungutan Suara (PPS) menghitung ulang surat suara per TPS (ilustrasi)
Foto: Antara/Rahmad
Petugas Panitia Pemungutan Suara (PPS) menghitung ulang surat suara per TPS (ilustrasi)

REPUBLIKA.CO.ID, BANYUMAS - Bupati Banyumas Ir Achmad Husein memberikan pengarahan dalam pelantikan 993 Panitia Pemungutan Suara (PPS) se-Kabupaten Banyumas pada Selasa (24/1/23) di Sasana Krida GOR Satria Purwokerto.

PPS ini nantinya akan mengawal pemilu serentak presiden, wakil presiden, DPR RI, DPD, DPRD provinsi, dan DPRD kabupaten/kota pada 14 Februari 2024 mendatang.

Ketua KPU Banyumas Imam Arif Setiyadi menjelaskan 993 PPS ini tersebar di 331 desa dan kelurahan se-Kabupaten Banyumas dengan tiga tugas awal yang harus segera dilakukan.

"Yakni rekrutmen Pantarlih (Petugas Pemutakhiran Data Pemilih), pemetaan TPS, dan vervikasi bakal calon DPD," jelasnya.

Ia juga menitipkan kepada PPS untuk menerapkan empat nilai. Profesional, integritas, kolaborasi, dan sinergitas.

Bupati Banyumas turut berpesan kepada PPS untuk menjaga diri serta kesehatan sehingga tidak akan ada peristiwa pemilu seperti tahun lalu.

Selain itu PPS diharapkan untuk bekerja secara profesional, berintegritas, transaparan, terbuka, dan berdedikasi kepada masyarakat.

Ia juga mengimbau kepada PPS untuk memberikan pelayanan dengan baik dan memberikan informasi yang baik dan berkelanjutan kepada masyarakat mengenai tahapan-tahapan pemilu yang ada.

"Berharap pemilu tahun ini lebih baik dari yang lalu, dengan adanya peserta yang lebih banyak dan tidak adanya kegaduhan selama proses pemilu," ujarnya.

Oleh karena itu, ia berharap adanya adanya kordinasi dan pendekatan kepada semua lapisan masyarakat.

Advertisement
Berita Lainnya
Advertisement
Terpopuler
1
Advertisement
Advertisement