Satgas: Kasus Aktif Covid di DIY Masih 38 Ribu Lebih

Rep: Silvy Dian Setiawan / Red: Bayu Hermawan

Virus Covid-19 (ilustrasi)
Virus Covid-19 (ilustrasi) | Foto: Pixabay

REPUBLIKA.CO.ID, YOGYAKARTA -- Kasus aktif di Daerah Istimewa Yogyakarta (DIY) masih tinggi yang per 5 Agustus ini tercatat 38.342 kasus aktif. Tingginya kasus aktif ini dikarenakan penambahan kasus harian positif Covid-19 yang juga signifikan.

Berdasarkan data dari Satgas Penanganan Covid-19 DIY, dilaporkan penambahan kasus positif sebanyak 1.461 kasus baru, Kamis (5/8) ini. Sehingga, total kasus positif di DIY menjadi 125.470 kasus.

Kepala Bagian Biro Umum Humas dan Protokol Setda DIY, Ditya Nanaryo Aji, mengatakan 1.461 kasus baru tersebut tersebar di lima kabupaten/kota. Tertinggi disumbang Kabupaten Bantul yakni 598 kasus baru.

Disusul Kabupaten Sleman yang menyumbang 342 kasus baru, Kabupaten Kulon Progo menyumbang 198 kasus baru, Kota Yogyakarta menyumbang 176 kasus baru dan Kabupaten Gunungkidul menyumbang 147 kasus baru.

Baca Juga

Berdasarkan riwayat, sebagian besar kasus baru itu merupakan pelacakan (tracing) kontak erat yakni 1.213 kasus. Sedangkan, 213 kasus baru merupakan riwayat periksa mandiri, tiga kasus baru dari riwayat skrining karyawan kesehatan dan riwayat dari 32 kasus baru lainnya masih dalam penelusuran.

"Dilaporkanya seluruh kasus baru hari ini merupakan pemeriksaan (testing) terhadap 6.779 orang di DIY," kata Ditya, Kamis (5/8).

Lebih lanjut, angka kesembuhan Covid-19 juga masih menunjukkan penambahan dengan jumlah 1.138 kasus pada 5 Agustus ini. Ditya menyebut, Sleman menyumbang tertinggi yakni 383 kasus sembuh.

Kota Yogyakarta menyumbang 253 kasus sembuh, Bantul menyumbang 211 kasus sembuh, Gunungkidul menyumbang 176 kasus sembuh dan Kulon Progo menyumbang 115 kasus sembuh. Secara kumulatif, total kesembuhan di DIY sudah mencapai 83.435 kasus.

"Persentase kesembuhan saat ini tercatat 66,50 persen," ujar Ditya.

Sementara itu, kematian Covid-19 juga masih menunjukkan peningkatan per harinya dengan penambahan 59 kasus. 59 kasus meninggal dunia itu terdiri dari 23 warga Bantul, 15 warga Sleman, 12 warga Gunungkidul, enam warga Kota Yogyakarta dan tiga warga Kulon Progo.

Sehingga, kata, total kematian di DIY sudah mencapai 3.693 kasus. Untuk persentase kematian sendiri saat ini ada di angka 2,94 persen. Terkait dengan keterisian tempat tidur (bed occupancy rate/BOR) di rumah sakit rujukan penanganan Covid-19 yang ada di DIY sebesar 1.454 bed, yang terdiri dari 240 bed critical (ICU) dan 1.214 bed non critical (isolasi).

Total bed yang disediakan di 27 rumah sakit rujukan yang ada saat ini sebesar 1.780 bed, dengan rincian 318 bed critical dan 1.462 bed non critical. Artinya, BOR saat ini di DIY yaitu 81,68 persen.

"Persentase untuk masing-masing keterisian bed critical dan non critical di DIY saat ini 75,47 persen dan 83 persen," kata Ditya.

BACA JUGA: Ikuti Serial Sejarah dan Peradaban Islam di Islam Digest , Klik di Sini

Terkait


Masyarakat Diminta tidak Takut Dites Covid-19

Kasus Positif Covid-19 di Bantul Bertambah 666 Orang

Penurunan Angka Covid-19 Menurut Rekomendasi WHO

Ridwan Kamil: PPKM di Jabar Berhasil Secara Epidemiologi

Kematian Usia Produktif yang Naik 400 Persen Sepanjang Juli

Republika Digital Ecosystem

Kontak Info

Republika Perwakilan DIY, Jawa Tengah & Jawa Timur. Jalan Perahu nomor 4 Kotabaru, Yogyakarta

Phone: +6274566028 (redaksi), +6274544972 (iklan & sirkulasi) , +6274541582 (fax),+628133426333 (layanan pelanggan)

yogya@republika.co.id

Ikuti

× Image
Light Dark